قَالُوا نُرِيدُ أَنْ نَأْكُلَ مِنْهَا وَتَطْمَئِنَّ قُلُوبُنَا وَنَعْلَمَ أَنْ قَدْ صَدَقْتَنَا وَنَكُونَ عَلَيْهَا مِنَ الشَّاهِدِينَ
Mereka berkata, “Kami ingin makan darinya, dan agar tenteram hati kami, serta agar kami mengetahui bahwa engkau benar-benar telah berkata benar kepada kami, dan agar kami menjadi saksi atasnya.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قَالُوا نُرِيدُ أَنْ نَأْكُلَ مِنْهَا وَتَطْمَئِنَّ قُلُوبُنَا وَنَعْلَمَ أَنْ قَدْ صَدَقْتَنَا وَنَكُونَ عَلَيْهَا مِنَ الشَّاهِدِينَqaaluu nuriidu an na'kula minhaa wa-tatma'inna quluubunaa wa-na'lama an qad sadaqtanaa wa-nakuuna alayhaa mina sh-shaahidiinamereka berkata, kami ingin makan darinya, dan agar tenteram hati kami, serta agar kami mengetahui bahwa engkau benar-benar telah berkata benar kepada kami, dan agar kami menjadi saksi atasnya
Aplikasi
Tiga alasan yang mereka ajukan, kebutuhan fisik, ketenangan batin, dan verifikasi kebenaran, menunjukkan bahwa permintaan tanda ajaib di sini punya motivasi campuran yang jujur diakui, bukan sekadar keraguan yang disembunyikan. Konkretnya: jujurlah tentang motivasi campuran di balik permintaan bukti atau kepastian sebelum berkomitmen pada sesuatu, mengakui kebutuhan akan ketenangan hati sebagai bagian sah dari proses keyakinan adalah kejujuran yang lebih sehat daripada berpura-pura yakin penuh sejak awal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..