بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Dengan nama Allah, Ar-Rahman, Sang Pengasih.

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَ ۖ ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ

Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan kegelapan-kegelapan dan cahaya. Sungguhpun demikian, orang-orang yang kufur mempersamakan Tuhan mereka.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَal-hamdu li-llaahi lladzii khalaqa s-samaawaati wa-l-ardha wa-ja'ala zh-zhulumaati wa-n-nuurasegala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan kegelapan-kegelapan dan cahaya
  2. ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَtsumma lladziina kafaruu bi-rabbihim ya'diluunasungguhpun demikian, orang-orang yang kufur mempersamakan Tuhan mereka

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. الْحَمْدُal-hamdusegala puji
  2. لِلَّهِli-llaahibagi Allah
  3. الَّذِيlladziiyang
  4. خَلَقَkhalaqamenciptakan
  5. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  6. وَالْأَرْضَwa-l-ardhadan bumi
  7. وَجَعَلَwa-ja'aladan Dia menjadikan
  8. الظُّلُمَاتِzh-zhulumaatikegelapan
  9. وَالنُّورَwa-n-nuuradan cahaya
  10. ثُمَّtsummakemudian
  11. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  12. كَفَرُواkafaruukufur
  13. بِرَبِّهِمْbi-rabbihimkepada Tuhan mereka
  14. يَعْدِلُونَya'diluunamereka mempersamakan

Inti bacaan

Pembuka Al-An'am dengan pujian atas penciptaan 'langit dan bumi. kegelapan dan cahaya' diikuti kritik tajam: yang kufur justru 'mempersamakan Tuhan mereka' dengan hal lain, kontras antara kejelasan penciptaan dan kebutaan dalam mengenali Penciptanya. Konkretnya: bukti-bukti besar di sekitar (alam, keteraturan, fenomena) seharusnya mengarahkan pada pengakuan sumber yang lebih besar, mengabaikan bukti yang jelas demi mempertahankan kesetaraan palsu adalah kebutaan yang disengaja, bukan ketidaktahuan wajar.

Tafsiran

Ayat pembuka Surah Al-An'am menegaskan kuasa penciptaan Allah atas langit, bumi, kegelapan, dan cahaya: kontras tajam dengan sikap orang kufur yang tetap mempersamakan Tuhan dengan yang lain meski bukti penciptaan begitu nyata.

Renungan dan Hikmah

  • Allah membuka surah ini dengan pujian bagi-Nya yang menciptakan langit dan bumi. Pujian disandarkan pada perbuatan. Yang dipuji bukan gagasan, melainkan Yang mengerjakan sesuatu yang bisa dilihat.
  • Allah menyebut kegelapan-kegelapan dalam bentuk jamak dan cahaya dalam bentuk tunggal. Perbedaan bilangan itu disengaja. Jalan menyimpang bisa banyak, sedangkan yang lurus satu.
  • Allah menutup dengan menyebut mereka tetap mempersamakan Tuhan mereka dengan yang lain. Sesudah keterangan sebesar itu. Kata sungguhpun demikian menaruh jarak antara bukti yang tersedia dan kesimpulan yang diambil.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga hamd pemakaian diteruskan ('segala puji/memuji' terjemahan lain konsisten; al-hamdu = al- istighraaq dipertahankan); pasangan belum ditelaah (ghanii 'Maha Kaya') dipertahankan sementara. Konvensi hmd: hamiid diterjemahkan 'terpuji' (7 indefinit kecil) / 'Sang Terpuji' (10 takrif); hamd diterjemahkan 'puji' (al-hamdu 'segala puji' = istighraaq, pemakaian diteruskan); mahmuud 17:79 'tempat yang terpuji'; yuhmaduu 3:188 'dipuji'. Pembeda: shukr diterjemahkan 'mengganjar/bersyukur' (31:12 ayat dua-akar); wilayah 'terpuji' 100% milik akar ini di terjemahan lain (nol kolisi); 'mulia' DICADANGKAN kariim/majiid (11:73 hamiidun majiid).