فَقَدْ كَذَّبُوا بِالْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُمْ ۖ فَسَوْفَ يَأْتِيهِمْ أَنْبَاءُ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ

Maka sungguh mereka telah mendustakan kebenaran ketika ia datang kepada mereka; maka kelak akan datang kepada mereka berita-berita tentang apa yang selalu mereka olok-olokkan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَقَدْ كَذَّبُوا بِالْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُمْfa-qad kadzdzabuu bi-l-haqqi lammaa jaa'ahummaka sungguh mereka telah mendustakan kebenaran ketika ia datang kepada mereka
  2. فَسَوْفَ يَأْتِيهِمْ أَنْبَاءُ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَfa-sawfa ya'tiihim anbaa'u maa kaanuu bihi yastahzi'uunamaka kelak akan datang kepada mereka berita-berita tentang apa yang selalu mereka olok-olokkan

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. فَقَدْfa-qadmaka sungguh
  2. كَذَّبُواkadzdzabuumendustakan
  3. بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
  4. لَمَّاlammaaketika
  5. جَاءَهُمْjaa'ahumdatang kepada mereka
  6. فَسَوْفَfa-sawfamaka kelak
  7. يَأْتِيهِمْya'tiihimdatang kepada mereka
  8. أَنْبَاءُanbaa'uberita-berita
  9. مَاmaaapa yang
  10. كَانُواkaanuumereka selalu
  11. بِهِbihipadanya
  12. يَسْتَهْزِئُونَyastahzi'uunamereka mengolok

Inti bacaan

Pola 'mendustakan kebenaran. kelak akan datang berita-berita apa yang mereka olok-olokkan' menunjukkan bahwa penolakan dini terhadap sesuatu tidak menghapus kebenarannya, waktu akan membuktikan yang diejek. Konkretnya: berhati-hatilah mengejek klaim atau peringatan sebelum benar-benar memeriksanya, banyak hal yang diremehkan hari ini terbukti benar di kemudian hari, dan sikap defensif-mengolok tidak mengubah realitas yang akan datang.

Tafsiran

Ayat ini memperingatkan bahwa pendustaan mereka terhadap kebenaran akan berujung pada kenyataan yang tak terelakkan tentang apa yang selama ini mereka olok-olokkan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka mendustakan ketika ia datang. Seketika. Tak ada jeda untuk memeriksa lebih dahulu.
  • Yang akan datang disebut berita-beritanya. Bukan hukumannya. Yang diolok akan datang membawa kabar tentang dirinya sendiri.
  • Allah memakai kata selalu mereka olok-olokkan. Berulang. Yang dipersoalkan kebiasaan, bukan satu kali ucapan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-dz-b, h-q-q, j-y-a, a-t-y, n-b-a, k-w-n, h-z-a): al-haqq diterjemahkan 'kebenaran' (akar h-q-q); yastahzi'uun diterjemahkan 'mengolok-olok' (akar h-z-'). gloss '(Al-Qur'an)/(tentang kebenaran)' dibuang.