فَقَدْ كَذَّبُوا بِالْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُمْ ۖ فَسَوْفَ يَأْتِيهِمْ أَنْبَاءُ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ

Maka sungguh mereka telah mendustakan kebenaran ketika ia datang kepada mereka; maka kelak akan datang kepada mereka berita-berita tentang apa yang selalu mereka olok-olokkan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. فَقَدْ كَذَّبُوا بِالْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُمْfa-qad kadzdzabuu bi-l-haqqi lammaa jaa'ahummaka sungguh mereka telah mendustakan kebenaran ketika ia datang kepada mereka
  2. فَسَوْفَ يَأْتِيهِمْ أَنْبَاءُ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَfa-sawfa ya'tiihim anbaa'u maa kaanuu bihi yastahzi'uunamaka kelak akan datang kepada mereka berita-berita tentang apa yang selalu mereka olok-olokkan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar k-dz-b, h-q-q, j-y-a, a-t-y, n-b-a, k-w-n, h-z-a): al-haqq diterjemahkan 'kebenaran' (akar h-q-q); yastahzi'uun diterjemahkan 'mengolok-olok' (akar h-z-'). gloss '(Al-Qur'an)/(tentang kebenaran)' dibuang.

Aplikasi

Pola 'mendustakan kebenaran... kelak akan datang berita-berita apa yang mereka olok-olokkan' menunjukkan bahwa penolakan dini terhadap sesuatu tidak menghapus kebenarannya, waktu akan membuktikan yang diejek. Konkretnya: berhati-hatilah mengejek klaim atau peringatan sebelum benar-benar memeriksanya, banyak hal yang diremehkan hari ini terbukti benar di kemudian hari, dan sikap defensif-mengolok tidak mengubah realitas yang akan datang.