وَلَوْ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ كِتَابًا فِي قِرْطَاسٍ فَلَمَسُوهُ بِأَيْدِيهِمْ لَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَٰذَا إِلَّا سِحْرٌ مُبِينٌ
Dan sekiranya Kami turunkan kepadamu sebuah kitab dalam bentuk kertas, lalu mereka menyentuhnya dengan tangan mereka, pastilah orang-orang yang kufur berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلَوْ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ كِتَابًا فِي قِرْطَاسٍ فَلَمَسُوهُ بِأَيْدِيهِمْ لَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَٰذَا إِلَّا سِحْرٌ مُبِينٌwa-law nazzalnaa 'alayka kitaaban fii qirthaasin fa-lamasuuhu bi-aydiihim la-qaala lladziina kafaruu in haadzaa illaa sihrun mubiinundan sekiranya Kami turunkan kepadamu sebuah kitab dalam bentuk kertas, lalu mereka menyentuhnya dengan tangan mereka, pastilah orang-orang yang kufur berkata, ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata
Terjemahan per kata (16 kata)
- وَلَوْwa-lawdan sekiranya
- نَزَّلْنَاnazzalnaaKami turunkan
- عَلَيْكَ'alaykaatasmu
- كِتَابًاkitaabankitab
- فِيfiidalam
- قِرْطَاسٍqirthaasinkertas
- فَلَمَسُوهُfa-lamasuuhumaka mereka menyentuhnya
- بِأَيْدِيهِمْbi-aydiihimdengan tangan mereka
- لَقَالَla-qaalasungguh ia akan berkata
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- إِنْinjika
- هَٰذَاhaadzaaini
- إِلَّاillaakecuali
- سِحْرٌsihrunsihir
- مُبِينٌmubiinunyang nyata
Inti bacaan
Skenario hipotetis ini menunjukkan bahwa bukti fisik paling konkret sekalipun (kitab di atas kertas yang bisa disentuh langsung) tidak akan memuaskan orang yang sudah bertekad menolak, mereka akan tetap mencari alasan lain untuk menampik. Konkretnya: saat berhadapan dengan penolakan yang keras kepala, sadari bahwa masalahnya sering bukan kekurangan bukti, melainkan keengganan mendasar untuk menerima, menambah bukti pada orang yang sudah menutup diri jarang mengubah keputusan, jadi ukur dulu apakah pintu itu benar-benar terbuka sebelum menghabiskan energi menyodorkan lebih banyak data.
Penjelasan pilihan kata
'Haadzaa' (dekat) dikonfirmasi morfologi, diterjemahkan 'ini': draf sudah tepat. Kutip 'qaala' dikonfirmasi morfologi.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan keras kepala penolakan mereka, bahkan bukti fisik paling nyata sekalipun (kitab yang bisa disentuh langsung) akan tetap mereka tolak sebagai sihir.
Renungan dan Hikmah
- Jawaban yang dikutip menyebutnya sihir yang nyata. Kenyataannya tidak dibantah; yang diganti namanya. Penolakan yang paling sulit dijawab bukan yang berkata tidak terjadi, melainkan yang menerima kejadiannya lalu memberinya nama lain.
- Allah menyebut bukan hanya melihat, melainkan juga menyentuh dengan tangan. Dua indra sekaligus, dan keduanya yang paling sulit dibantah. Yang disiapkan dalam pengandaian ini bukti sebesar mungkin, supaya jelas bahwa besarnya bukti bukan perkaranya.
- Yang mengandaikan Allah sendiri, dan Dia menyebutkan sekaligus apa yang akan mereka katakan. Pengandaian itu tidak menunggu percobaan. Sesuatu yang sudah diketahui ujungnya tetap diceritakan, dan barangkali yang dituju bukan mereka, melainkan yang membacanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-z-l, k-t-b, q-r-t-s, l-m-s, y-d-y, q-w-l, k-f-r, s-h-r, b-y-n): qirtaas diterjemahkan 'kertas/lembaran'; lamasuuhu diterjemahkan 'menyentuhnya'; sihr mubiin diterjemahkan 'sihir yang nyata'. gloss '(Nabi Muhammad)/(berupa tulisan)/(sendiri)' dibuang.