وَلَوْ جَعَلْنَاهُ مَلَكًا لَجَعَلْنَاهُ رَجُلًا وَلَلَبَسْنَا عَلَيْهِمْ مَا يَلْبِسُونَ

Dan sekiranya Kami jadikan dia malaikat, tentu Kami jadikan dia laki-laki, dan tentu Kami kaburkan atas mereka apa yang mereka kaburkan sendiri.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَلَوْ جَعَلْنَاهُ مَلَكًا لَجَعَلْنَاهُ رَجُلًا وَلَلَبَسْنَا عَلَيْهِمْ مَا يَلْبِسُونَwa-law ja'alnaahu malakan la-ja'alnaahu rajulan wa-la-labasnaa 'alayhim maa yalbisuunadan sekiranya Kami jadikan dia malaikat, tentu Kami jadikan dia laki-laki, dan tentu Kami kaburkan atas mereka apa yang mereka kaburkan sendiri

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَلَوْwa-lawdan sekiranya
  2. جَعَلْنَاهُja'alnaahuKami menjadikannya
  3. مَلَكًاmalakanmalaikat
  4. لَجَعَلْنَاهُla-ja'alnaahusungguh Kami akan menjadikannya
  5. رَجُلًاrajulanseorang lelaki
  6. وَلَلَبَسْنَاwa-la-labasnaadan sungguh Kami akan mengaburkan
  7. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  8. مَاmaaapa yang
  9. يَلْبِسُونَyalbisuunamereka mencampuradukkan

Inti bacaan

Bahkan seandainya rasul berwujud malaikat, ia tetap perlu ditampilkan sebagai sosok yang bisa direlasikan (berwujud manusia), pembawa pesan yang efektif butuh kedekatan bentuk dengan penerimanya, bukan jarak yang mengintimidasi. Konkretnya: saat menyampaikan sesuatu yang penting kepada orang lain, kedekatan dan keterhubungan (bukan menjaga jarak otoritatif) sering lebih efektif membuka penerimaan, kerumitan yang mereka rasakan biasanya proyeksi dari kebingungan mereka sendiri, bukan murni akibat cara penyampaian.

Tafsiran

Ayat ini menjelaskan bahwa jika Allah mengutus malaikat, ia akan tetap tampil dalam wujud manusia agar dapat dikenali, namun hal itu justru akan menimbulkan kebingungan yang sama seperti kebingungan mereka sendiri saat ini.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut seandainya utusan itu malaikat, Dia tetap menjadikannya laki-laki. Bentuknya tak berubah. Permintaan mereka akan dipenuhi dengan hasil yang persis sama dengan yang sudah ada.
  • Kalimat berikutnya memakai kata yang sama untuk dua pihak: Kami kaburkan atas mereka apa yang mereka kaburkan sendiri. Balasannya sebentuk perbuatannya. Kekaburan yang mereka ciptakan dikembalikan utuh.
  • Allah menunjukkan ujung dari permintaan itu sebelum ia diajukan lebih jauh. Perjalanannya dipetakan. Sebagian tuntutan tidak dijawab dengan menolak, melainkan dengan memperlihatkan ke mana ia bermuara.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-'-l, m-l-k, r-j-l, l-b-s): la-labasnaa alayhim maa yalbisuun diterjemahkan 'Kami kaburkan atas mereka apa yang mereka kaburkan', akar l-b-s (labasa=mencampur-samarkan/talbiis; terjemahan lain 'buat mereka tetap ragu', sebagian penerjemah 'covered'); terjemahan ini menautkan ke makna akar 'mengaburkan'.