مَنْ يُصْرَفْ عَنْهُ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمَهُ ۚ وَذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْمُبِينُ

Siapa yang dijauhkan darinya pada hari itu, maka sungguh Dia telah merahmatinya. Dan itulah keberuntungan yang nyata.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. مَنْ يُصْرَفْ عَنْهُ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمَهُman yushraf 'anhu yawma'idzin fa-qad rahimahusiapa yang dijauhkan darinya pada hari itu, maka sungguh Dia telah merahmatinya
  2. وَذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْمُبِينُwa-dzaalika l-fawzu l-mubiinudan itulah keberuntungan yang nyata

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. مَنْmanorang yang
  2. يُصْرَفْyushrafdipalingkan
  3. عَنْهُ'anhudarinya
  4. يَوْمَئِذٍyawma'idzinpada hari itu
  5. فَقَدْfa-qadmaka sungguh
  6. رَحِمَهُrahimahumerahmatinya
  7. وَذَٰلِكَwa-dzaalikadan itulah
  8. الْفَوْزُl-fawzukemenangan
  9. الْمُبِينُl-mubiinuyang jelas

Inti bacaan

Definisi 'keberuntungan yang nyata' di sini murni soal terhindar dari konsekuensi buruk di titik akhir, bukan pencapaian duniawi seperti kekayaan atau status. Konkretnya: saat mengevaluasi apakah hidup 'berhasil', ukuran yang diajukan teks ini adalah keselamatan dari kerusakan mendasar (moral/spiritual), bukan metrik eksternal, patokan ini berguna untuk mengoreksi ambisi yang keliru arah.

Tafsiran

Ayat ini menutup pembahasan azab dengan janji rahmat bagi siapa yang dijauhkan darinya pada hari itu: sebuah keberuntungan yang nyata tanpa keraguan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut yang dijauhkan darinya sungguh telah dirahmati. Bukan beruntung. Selamat dari yang buruk dinyatakan sebagai kasih sayang.
  • Yang disebut keberuntungan yang nyata cuma terhindar. Bukan mendapat. Ukurannya diletakkan pada apa yang tak menimpa.
  • Allah menaruhnya sebagai penutup pembahasan azab. Sesudah yang menakutkan. Yang keras diakhiri dengan menyebut siapa yang lolos.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…maka sungguh Dia telah merahmatinya. Itulah keberuntungan ya…”. Dalam ayat ini, 'rahima' tanpa kata sandang al-. verba rahima diterjemahkan keluarga 'merahmati/memberi rahmat' (sejalan raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat', kata terjemahan lain SENDIRI di 23:109).