قُلْ أَيُّ شَيْءٍ أَكْبَرُ شَهَادَةً ۖ قُلِ اللَّهُ ۖ شَهِيدٌ بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ ۚ وَأُوحِيَ إِلَيَّ هَٰذَا الْقُرْآنُ لِأُنْذِرَكُمْ بِهِ وَمَنْ بَلَغَ ۚ أَئِنَّكُمْ لَتَشْهَدُونَ أَنَّ مَعَ اللَّهِ آلِهَةً أُخْرَىٰ ۚ قُلْ لَا أَشْهَدُ ۚ قُلْ إِنَّمَا هُوَ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ وَإِنَّنِي بَرِيءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَ

Katakanlah, “Apakah yang lebih besar kesaksiannya?” Katakanlah, “Allah. Dia menjadi saksi antara aku dan kalian. Dan Al-Qur'an ini diwahyukan kepadaku agar aku mengingatkan kalian dengannya, dan siapa saja yang sampai kepadanya. Apakah kalian benar-benar bersaksi bahwa bersama Allah ada tuhan-tuhan lain?” Katakanlah, “Aku tidak bersaksi.” Katakanlah, “Sesungguhnya Dia hanyalah Tuhan Yang Esa dan aku berlepas diri dari apa yang kalian persekutukan.”

Terjemahan bertahap (7 jeda)

  1. قُلْ أَيُّ شَيْءٍ أَكْبَرُ شَهَادَةًqul ayyu syay'in akbaru syahaadatankatakanlah, apakah yang lebih besar kesaksiannya
  2. قُلِ اللَّهُquli llaahukatakanlah, Allah
  3. شَهِيدٌ بَيْنِي وَبَيْنَكُمْsyahiidun baynii wa-baynakumDia menjadi saksi antara aku dan kalian
  4. وَأُوحِيَ إِلَيَّ هَٰذَا الْقُرْآنُ لِأُنْذِرَكُمْ بِهِ وَمَنْ بَلَغَwa-uuhiya ilayya haadzaa l-qur'aanu li-undzirakum bihi wa-man balaghadan Al-Qur'an ini diwahyukan kepadaku agar aku mengingatkan kalian dengannya, dan siapa saja yang sampai kepadanya
  5. أَئِنَّكُمْ لَتَشْهَدُونَ أَنَّ مَعَ اللَّهِ آلِهَةً أُخْرَىٰa-innakum la-tasyhaduuna anna ma'a llaahi aalihatan ukhraaapakah kalian benar-benar bersaksi bahwa bersama Allah ada tuhan-tuhan lain
  6. قُلْ لَا أَشْهَدُqul laa asyhadukatakanlah, aku tidak bersaksi
  7. قُلْ إِنَّمَا هُوَ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ وَإِنَّنِي بَرِيءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَqul innamaa huwa ilaahun waahidun wa-innanii barii'un mimmaa tusyrikuunakatakanlah, sesungguhnya Dia hanyalah Tuhan Yang Esa dan aku berlepas diri dari apa yang kalian persekutukan

Terjemahan per kata (37 kata)

  1. قُلْqulkatakanlah
  2. أَيُّayyumanakah
  3. شَيْءٍsyay'insesuatu
  4. أَكْبَرُakbarulebih besar
  5. شَهَادَةًsyahaadatankesaksian
  6. قُلِqulikatakanlah
  7. اللَّهُllaahuAllah
  8. شَهِيدٌsyahiidunmenyaksikan
  9. بَيْنِيbayniiantaraku
  10. وَبَيْنَكُمْwa-baynakumdan antara kalian
  11. وَأُوحِيَwa-uuhiyadan diwahyukan
  12. إِلَيَّilayyakepadaku
  13. هَٰذَاhaadzaaini
  14. الْقُرْآنُl-qur'aanuAl-Qur'an
  15. لِأُنْذِرَكُمْli-undzirakumagar aku memperingatkan kalian
  16. بِهِbihidengannya
  17. وَمَنْwa-mandan orang yang
  18. بَلَغَbalaghamencapai
  19. أَئِنَّكُمْa-innakumapakah sesungguhnya kalian
  20. لَتَشْهَدُونَla-tasyhaduunasungguh kalian bersaksi
  21. أَنَّannabahwa
  22. مَعَma'abersama
  23. اللَّهِllaahiAllah
  24. آلِهَةًaalihatantuhan-tuhan
  25. أُخْرَىٰukhraayang lain
  26. قُلْqulkatakanlah
  27. لَاlaatidak
  28. أَشْهَدُasyhaduaku bersaksi
  29. قُلْqulkatakanlah
  30. إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
  31. هُوَhuwaDia
  32. إِلَٰهٌilaahunTuhan
  33. وَاحِدٌwaahidunYang Esa
  34. وَإِنَّنِيwa-innaniidan sesungguhnya aku
  35. بَرِيءٌbarii'unberlepas diri
  36. مِمَّاmimmaadari apa yang
  37. تُشْرِكُونَtusyrikuunakalian mempersekutukan

Inti bacaan

Frasa 'dan orang yang sampai (kepadanya)' memperluas cakupan tanggung jawab pesan ini melampaui audiens langsung Nabi, siapa pun yang pesan ini sampai kepadanya, di masa mana pun, masuk dalam cakupan yang sama. Konkretnya: ini menyiratkan tanggung jawab semacam ini tidak terbatas pada penerima pertama, siapa pun yang menerima dan meneruskan sebuah kebenaran penting ikut menanggung bagian dari tanggung jawab menyampaikannya secara jujur kepada orang berikutnya dalam rantai itu.

Tafsiran

Ayat ini menantang lawan bicara dengan pertanyaan retoris tentang kesaksian terbesar (Allah sendiri sebagai saksi), sekaligus menegaskan misi Al-Qur'an sebagai peringatan universal dan penolakan tegas terhadap segala bentuk kemusyrikan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyuruh bertanya apa yang lebih besar kesaksiannya, lalu menyuruh menjawab: Allah. Pertanyaan dan jawabannya dari satu mulut. Yang ditanya tak diberi kesempatan menawar jawabannya.
  • Allah disebut sebagai saksi antara kedua pihak. Bukan berpihak pada satu. Perselisihan diletakkan di hadapan Yang menyaksikan keduanya.
  • Allah menyebut peringatan itu untuk kalian dan siapa saja yang sampai kepadanya. Jangkauannya melampaui yang hadir. Yang membaca hari ini termasuk di dalam kalimat yang diucapkan berabad-abad lalu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. contr. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.