الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْرِفُونَهُ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَاءَهُمُ ۘ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Orang-orang yang Kami beri Kitab mengenalnya sebagaimana mereka mengenal anak-anak mereka; orang-orang yang merugikan diri mereka, maka mereka tidak beriman.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْرِفُونَهُ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَاءَهُمُalladziina aataynaahumu l-kitaaba ya'rifuunahu ka-maa ya'rifuuna abnaa'ahumuorang-orang yang Kami beri Kitab mengenalnya sebagaimana mereka mengenal anak-anak mereka
- الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَalladziina khasiruu anfusahum fa-hum laa yu'minuunaorang-orang yang merugikan diri mereka, maka mereka tidak beriman
Terjemahan per kata (13 kata)
- الَّذِينَalladziinaorang-orang yang
- آتَيْنَاهُمُaataynaahumuKami beri mereka
- الْكِتَابَl-kitaabaKitab
- يَعْرِفُونَهُya'rifuunahumereka mengenalnya
- كَمَاka-maasebagaimana
- يَعْرِفُونَya'rifuunamereka mengenal
- أَبْنَاءَهُمُabnaa'ahumuanak-anak mereka
- الَّذِينَalladziinaorang-orang yang
- خَسِرُواkhasiruumerugikan
- أَنْفُسَهُمْanfusahumdiri mereka sendiri
- فَهُمْfa-hummaka mereka
- لَاlaatidak
- يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman
Inti bacaan
Perbandingan 'mengenal sebagaimana mengenal anak-anak mereka' menekankan pengenalan yang mendalam dan personal, bukan sekadar identifikasi permukaan, kebenaran yang otentik dikenali lewat keakraban mendalam, bukan ciri-ciri artifisial. Konkretnya: untuk membedakan klaim yang otentik dari yang palsu, keakraban mendalam dengan sesuatu (dipelajari lama, dipahami detail, bukan sekilas) memberi kemampuan mengenali yang lebih andal daripada penilaian sepintas berdasarkan kesan permukaan saja.
Penjelasan pilihan kata
Bagian kedua ayat ini identik kata-per-kata dengan bagian akhir 6:12 ('alladziina khasiruu anfusahum fa-hum laa yu'minuuna'): diterjemahkan sama persis konsisten dengan 5:64=5:68/5:10=5:86.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa Ahlulkitab sesungguhnya mengenal kebenaran wahyu ini sejelas mereka mengenal anak-anak mereka sendiri, namun mereka yang merugikan diri sendiri tetap memilih tidak beriman.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka mengenalnya, dan pada kalimat yang sama menyebut mereka tidak beriman. Keduanya diletakkan berdampingan tanpa dianggap bertentangan. Mengetahui sesuatu itu benar dan menerimanya ternyata dua langkah yang bisa dipisahkan orang.
- Perbandingan yang dipakai mengenal anak sendiri. Bukan mengenal jalan pulang atau wajah kenalan lama. Pengenalan seperti itu tidak pernah perlu dibuktikan kepada diri sendiri, dan tidak bisa keliru tanpa disadari.
- Yang disebut Allah lebih dahulu bahwa mereka merugikan diri sendiri, baru kemudian bahwa mereka tidak beriman. Akibatnya mendahului sebabnya dalam susunan kalimat. Yang hendak ditonjolkan rupanya bukan penolakannya, melainkan siapa yang menanggung biayanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-t-y, k-t-b, '-r-f, b-n-y, kh-s-r, n-f-s, a-m-n): ya'rifuunahu diterjemahkan 'mengenalnya' (akar '-r-f), kata ganti '-hu' dibiarkan terbuka (terjemahan lain menyisipkan '(Nabi Muhammad)', dibuang). Selaras.