وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشْرَكُوا أَيْنَ شُرَكَاؤُكُمُ الَّذِينَ كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ
Dan ingatlah pada hari Kami mengumpulkan mereka semua, kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan, “Mana sekutu-sekutu kalian yang dahulu kalian sangkakan?”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشْرَكُوا أَيْنَ شُرَكَاؤُكُمُ الَّذِينَ كُنْتُمْ تَزْعُمُونَwa-yawma nahsyuruhum jamii'an tsumma naquulu li-lladziina asyrakuu ayna syurakaa'ukumu lladziina kuntum taz'umuunadan ingatlah pada hari Kami mengumpulkan mereka semua, kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan, mana sekutu-sekutu kalian yang dahulu kalian sangkakan
Terjemahan per kata (12 kata)
- وَيَوْمَwa-yawmadan pada hari
- نَحْشُرُهُمْnahsyuruhumKami mengumpulkan mereka
- جَمِيعًاjamii'ansemuanya
- ثُمَّtsummakemudian
- نَقُولُnaquuluKami katakan
- لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
- أَشْرَكُواasyrakuumenyekutukan
- أَيْنَaynadi mana
- شُرَكَاؤُكُمُsyurakaa'ukumusekutu-sekutu kalian
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كُنْتُمْkuntumkalian selalu
- تَزْعُمُونَtaz'umuunakalian mengira
Inti bacaan
Pertanyaan retoris ini menelanjangi klaim-klaim yang dulu dianggap penting/pasti ('sekutu-sekutu yang kalian sangkakan') ketika benar-benar diuji, sangkaan yang tidak berdasar terbukti kosong saat momen pembuktian tiba. Konkretnya: sebelum menaruh kepercayaan besar pada sesuatu (aliansi, keyakinan, jaminan), tanyakan apakah itu akan bertahan saat benar-benar diuji, bukan hanya nyaman dipegang selama tidak pernah dikonfrontasi.
Penjelasan pilihan kata
'(Ingatlah)' dipertahankan tanpa kurung sbg pelengkap gramatikal wajib: idiom elipsis 'wa-yawma X' (dan pada hari...) sama spt 'wa-idz X', acuan 5:20/5:109. Kutip 'naquulu' (Kami akan berkata, 1P) dikonfirmasi morfologi.
Tafsiran
Ayat ini menggambarkan momen puncak hari Kiamat ketika orang musyrik ditanya keberadaan sekutu-sekutu yang mereka sangka selama hidup di dunia.
Renungan dan Hikmah
- Pertanyaan yang diajukan Allah bukan mengapa kalian menyekutukan, melainkan mana sekutu-sekutu itu sekarang. Yang diminta kehadirannya. Sebuah pertanyaan tentang keberadaan jauh lebih sulit dijawab daripada pertanyaan tentang alasan.
- Kata yang dipakai untuk hubungan mereka dengan sekutu itu menyangka. Bukan mengetahui. Seluruh bangunan itu sejak awal berdiri di atas dugaan, dan dugaan tidak pernah bisa dipanggil hadir untuk membela pemiliknya.
- Sebelum pertanyaan itu diajukan, Allah menyebut mereka dikumpulkan semuanya. Percakapan itu terjadi di depan orang banyak. Pertanyaan yang tak terjawab terasa berbeda ketika seluruh yang hadir ikut mendengar keheningannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar y-w-m, h-sh-r, j-m-', q-w-l, sh-r-k, k-w-n, z-'-m): ashrakuu diterjemahkan 'mempersekutukan' (akar sh-r-k); taz'umuun diterjemahkan 'menyangka/mengklaim' (akar z-'-m). gloss '(Ingatlah)/(Kami)' dibuang.