انْظُرْ كَيْفَ كَذَبُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ ۚ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَ

Perhatikanlah bagaimana mereka berdusta terhadap diri mereka sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. انْظُرْ كَيْفَ كَذَبُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْunzhur kayfa kadzabuu 'alaa anfusihimperhatikanlah bagaimana mereka berdusta terhadap diri mereka sendiri
  2. وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَwa-dhalla 'anhum maa kaanuu yaftaruunadan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. انْظُرْunzhurperhatikanlah
  2. كَيْفَkayfabagaimana
  3. كَذَبُواkadzabuumereka berdusta
  4. عَلَىٰ'alaaatas
  5. أَنْفُسِهِمْanfusihimdiri mereka sendiri
  6. وَضَلَّwa-dhalladan lenyaplah
  7. عَنْهُمْ'anhumdari mereka
  8. مَاmaaapa yang
  9. كَانُواkaanuumereka selalu
  10. يَفْتَرُونَyaftaruunamereka mengada-ada

Inti bacaan

Kebohongan di sini diarahkan bukan hanya kepada orang lain tapi 'terhadap diri mereka sendiri', bentuk penipuan diri yang lebih mendasar daripada sekadar berbohong ke luar. Konkretnya: sebelum menuduh orang lain tidak jujur, periksa dulu pola penipuan diri sendiri, meyakini alasan/pembenaran yang sebenarnya rapuh hanya karena itu lebih nyaman didengar adalah kebohongan yang justru merugikan diri sendiri paling dalam.

Tafsiran

Ayat ini menyoroti ironi kebohongan mereka yang sebenarnya menipu diri sendiri: segala yang mereka ada-adakan akhirnya lenyap tanpa bekas.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka berdusta terhadap diri mereka sendiri. Bukan kepada-Nya. Yang ditipu lebih dahulu yang mengucapkannya.
  • Yang mereka ada-adakan disebut lenyap dari mereka. Bukan dibantah. Karangannya hilang sendiri, tanpa perlu dilawan.
  • Allah menyuruh memperhatikan bagaimana mereka berdusta. Bukan bahwa mereka berdusta. Yang diminta diamati caranya, dan cara itu yang mengajarkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-zh-r, k-y-f, k-dz-b, n-f-s, d-l-l, k-w-n, f-r-y): dalla anhum diterjemahkan 'lenyap dari mereka', akar d-l-l (putaran 78: rentang akar mencakup 'hilang/sirna', bukan hanya 'sesat'); yaftaruun diterjemahkan 'mengada-adakan' (akar f-r-y). gloss '(Nabi Muhammad)/(kebohongan)' dibuang.