انْظُرْ كَيْفَ كَذَبُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ ۚ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَ
Perhatikanlah bagaimana mereka berdusta terhadap diri mereka sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- انْظُرْ كَيْفَ كَذَبُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْunzhur kayfa kadzabuu alaa anfusihimperhatikanlah bagaimana mereka berdusta terhadap diri mereka sendiri
- وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَwa-dalla anhum maa kaanuu yaftaruunadan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar n-zh-r, k-y-f, k-dz-b, n-f-s, d-l-l, k-w-n, f-r-y): dalla anhum diterjemahkan 'lenyap dari mereka', akar d-l-l (putaran 78: rentang akar mencakup 'hilang/sirna', bukan hanya 'sesat'); yaftaruun diterjemahkan 'mengada-adakan' (akar f-r-y). gloss '(Nabi Muhammad)/(kebohongan)' dibuang.
Aplikasi
Kebohongan di sini diarahkan bukan hanya kepada orang lain tapi 'terhadap diri mereka sendiri', bentuk penipuan diri yang lebih mendasar daripada sekadar berbohong ke luar. Konkretnya: sebelum menuduh orang lain tidak jujur, periksa dulu pola penipuan diri sendiri, meyakini alasan/pembenaran yang sebenarnya rapuh hanya karena itu lebih nyaman didengar adalah kebohongan yang justru merugikan diri sendiri paling dalam.