فَلَوْلَا إِذْ جَاءَهُمْ بَأْسُنَا تَضَرَّعُوا وَلَٰكِنْ قَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Maka mengapa ketika azab Kami datang kepada mereka, mereka tidak merendahkan diri? Tetapi hati mereka mengeras, dan setan menghiasi bagi mereka apa yang selalu mereka kerjakan.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَلَوْلَا إِذْ جَاءَهُمْ بَأْسُنَا تَضَرَّعُوا وَلَٰكِنْ قَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَfa-lawlaa idz jaa'ahum ba'sunaa tadharra'uu wa-laakin qasat quluubuhum wa-zayyana lahumu sy-syaythaanu maa kaanuu ya'maluunamaka mengapa ketika azab Kami datang kepada mereka, mereka tidak merendahkan diri? Tetapi hati mereka mengeras, dan setan menghiasi bagi mereka apa yang selalu mereka kerjakan
Terjemahan per kata (14 kata)
- فَلَوْلَاfa-lawlaamaka seandainya bukan karena
- إِذْidzketika
- جَاءَهُمْjaa'ahumdatang kepada mereka
- بَأْسُنَاba'sunaaazab Kami
- تَضَرَّعُواtadharra'uumereka merendahkan diri
- وَلَٰكِنْwa-laakintetapi
- قَسَتْqasatmengeras
- قُلُوبُهُمْquluubuhumhati mereka
- وَزَيَّنَwa-zayyanadan menghiasi
- لَهُمُlahumubagi mereka
- الشَّيْطَانُsy-syaythaanusetan
- مَاmaaapa yang
- كَانُواkaanuumereka selalu
- يَعْمَلُونَya'maluunamereka kerjakan
Inti bacaan
Justru saat azab datang, hati mereka mengeras, bukan melunak, kebalikan dari tujuan yang dimaksud (6:42), karena 'setan menghias bagi mereka apa yang mereka kerjakan', pembenaran diri menutupi kesempatan berubah. Konkretnya: kesulitan tidak otomatis melunakkan hati, tanpa kesediaan introspeksi, kesulitan bisa memicu pembenaran diri dan pengerasan sikap yang lebih parah; kesadaran akan risiko ini mendorong evaluasi jujur di saat sulit, bukan mencari pembenaran.
Tafsiran
Ayat ini menyoal kegagalan mereka merendahkan diri bahkan saat azab telah nyata: hati yang mengeras dan setan yang terus menghiasi kesalahan mereka justru memperparah keadaan.
Renungan dan Hikmah
- Allah bertanya mengapa mereka tidak merendahkan diri ketika azab datang. Yang ditanyakan ketiadaan. Kesempitan biasanya melunakkan, dan di sini ia tidak.
- Jawabannya: hati mereka mengeras. Berlawanan arah. Yang dikirim untuk melembutkan justru menemukan yang makin keras.
- Allah menyebut setan menghiasi bagi mereka apa yang mereka kerjakan. Yang dikerjakan tak berubah. Yang dikerjakan pada pandangannya, dan itu cukup menahan mereka.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-y-a, b-a-s, d-r-', q-s-w, q-l-b, z-y-n, sh-t-n, k-w-n, '-m-l): qasat quluubuhum diterjemahkan 'hati mereka mengeras' (akar q-s-w + akar q-l-b, qalb dijaga 'hati'); zayyana diterjemahkan 'menghias' (akar z-y-n). gloss '(kepada Allah)' dibuang.