قُلْ أَرَأَيْتَكُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُ اللَّهِ بَغْتَةً أَوْ جَهْرَةً هَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الظَّالِمُونَ
Katakanlah, “Terangkanlah kepadaku, jika azab Allah datang kepada kalian tiba-tiba atau terang-terangan, adakah yang dibinasakan selain kaum yang zalim?”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قُلْ أَرَأَيْتَكُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُ اللَّهِ بَغْتَةً أَوْ جَهْرَةً هَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الظَّالِمُونَqul ara'aytakum in ataakum 'adzaabu llaahi baghtatan aw jahratan hal yuhlaku illaa l-qawmu zh-zhaalimuunakatakanlah, terangkanlah kepadaku, jika azab Allah datang kepada kalian tiba-tiba atau terang-terangan, adakah yang dibinasakan selain kaum yang zalim
Terjemahan per kata (14 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- أَرَأَيْتَكُمْara'aytakumapakah kalian melihat
- إِنْinjika
- أَتَاكُمْataakumdatang kepada kalian
- عَذَابُ'adzaabuazab
- اللَّهِllaahiAllah
- بَغْتَةًbaghtatandengan tiba-tiba
- أَوْawatau
- جَهْرَةًjahratansecara terang-terangan
- هَلْhalapakah
- يُهْلَكُyuhlakudibinasakan
- إِلَّاillaakecuali
- الْقَوْمُl-qawmukaum
- الظَّالِمُونَzh-zhaalimuunaorang-orang zalim
Inti bacaan
Pertanyaan 'adakah yang dibinasakan selain kaum yang zalim?' menegaskan bahwa konsekuensi berat selalu terarah pada kezaliman spesifik, bukan sewenang-wenang atau acak. Konkretnya: keyakinan bahwa konsekuensi besar dalam hidup terkait langsung dengan tindakan zalim yang dilakukan (bukan nasib buta/acak) mendorong tanggung jawab atas pilihan sendiri, bukan menyalahkan keberuntungan semata saat menghadapi akibat buruk dari tindakan sendiri.
Penjelasan pilihan kata
Kutip 'qul' dikonfirmasi morfologi.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan prinsip keadilan pembinasaan: apa pun bentuk kedatangan azab, yang binasa hanyalah kaum yang zalim, bukan sembarang orang.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh bertanya, bukan memberi tahu. Terangkanlah kepadaku. Jawabannya diminta keluar dari mulut mereka sendiri.
- Dua cara datang disebut: tiba-tiba atau terang-terangan. Dua-duanya. Bentuk kedatangannya diubah-ubah, dan yang binasa tetap sama.
- Allah membatasi yang dibinasakan pada kaum yang zalim. Bukan siapa saja di sekitarnya. Yang menakutkan disempitkan sasarannya, dan itu justru menenangkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, r-a-y, a-t-y, '-dz-b, a-l-h, b-gh-t, j-h-r, h-l-k, q-w-m, zh-l-m): baghtatan/jahratan diterjemahkan 'tiba-tiba/terang-terangan'; hal yuhlaku illaa… diterjemahkan 'adakah yang dibinasakan selain…'. gloss '(Nabi Muhammad)/(Allah)' dibuang.