وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ ۖ فَمَنْ آمَنَ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Dan tidaklah Kami mengutus para rasul kecuali sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan; maka siapa yang beriman dan memperbaiki diri, tidak ada rasa takut atas mereka dan mereka tidak bersedih.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَwa-maa nursilu l-mursaliina illaa mubasysyiriina wa-mundziriinadan tidaklah Kami mengutus para rasul kecuali sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan
  2. فَمَنْ آمَنَ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَfa-man aamana wa-ashlaha fa-laa khawfun 'alayhim wa-laa hum yahzanuunamaka siapa yang beriman dan memperbaiki diri, tidak ada rasa takut atas mereka dan mereka tidak bersedih

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. نُرْسِلُnursiluKami mengirimkan
  3. الْمُرْسَلِينَl-mursaliinapara rasul
  4. إِلَّاillaakecuali
  5. مُبَشِّرِينَmubasysyiriinapara pembawa kabar gembira
  6. وَمُنْذِرِينَwa-mundziriinadan para pemberi peringatan
  7. فَمَنْfa-manmaka orang yang
  8. آمَنَaamanaberiman
  9. وَأَصْلَحَwa-ashlahadan memperbaiki
  10. فَلَاfa-laamaka tidak ada
  11. خَوْفٌkhawfunrasa takut
  12. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  13. وَلَاwa-laadan tidak pula
  14. هُمْhummereka
  15. يَحْزَنُونَyahzanuunabersedih

Inti bacaan

Peran rasul dibatasi eksplisit: 'hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan', bukan pemaksa, penghukum, atau penentu nasib orang lain, dengan formula sederhana: beriman + memperbaiki diri = tidak ada rasa takut/sedih. Konkretnya: saat menyampaikan kebenaran/nasihat kepada orang lain, batasi peran diri sebagai penyampai informasi yang jujur (kabar baik dan peringatan), bukan pemaksa hasil, hasil akhir adalah pilihan dan tanggung jawab penerima sendiri.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan fungsi ganda para rasul (pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan), dengan janji tanpa rasa takut maupun sedih bagi siapa yang beriman dan memperbaiki diri.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia tidak mengutus para rasul kecuali sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. Kata kecuali dipakai. Yang di luar dua itu bukan bagian dari pengutusan.
  • Yang Allah sebut selamat: siapa yang beriman dan memperbaiki diri. Dua-duanya. Percaya dan membenahi disebut berpasangan, tak satu pun berdiri sendiri.
  • Yang dijanjikan dua rasa yang hilang. Bukan tambahan. Yang ditawarkan lenyapnya dua hal yang paling melelahkan sepanjang hidup.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-s-l, b-sh-r, n-dz-r, a-m-n, s-l-h, kh-w-f, h-z-n): mubashshiriin/mundhiriin diterjemahkan 'pembawa kabar gembira/pemberi peringatan' (akar b-sh-r, akar n-dz-r); aslaha diterjemahkan 'memperbaiki diri' (akar s-l-h). Selaras.