قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ ۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ
Katakanlah, “Aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, aku tidak mengetahui yang gaib, dan aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa aku malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.” Katakanlah, “Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat? Apakah kalian tidak memikirkannya?”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌqul laa aquulu lakum 'indii khazaa'inu llaahi wa-laa a'lamu l-ghayba wa-laa aquulu lakum innii malakunkatakanlah, aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, aku tidak mengetahui yang gaib, dan aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa aku malaikat
- إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّin attabi'u illaa maa yuuhaa ilayyaaku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku
- قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُqul hal yastawii l-a'maa wa-l-bashiirukatakanlah, apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat
- أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَa-fa-laa tatafakkaruunaapakah kalian tidak memikirkannya
Terjemahan per kata (28 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- لَاlaatidak
- أَقُولُaquuluaku katakan
- لَكُمْlakumkepada kalian
- عِنْدِي'indiidi sisiku
- خَزَائِنُkhazaa'inuperbendaharaan
- اللَّهِllaahiAllah
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- أَعْلَمُa'lamuaku mengetahui
- الْغَيْبَl-ghaybayang gaib
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- أَقُولُaquuluaku katakan
- لَكُمْlakumkepada kalian
- إِنِّيinniisesungguhnya aku
- مَلَكٌmalakunmalaikat
- إِنْinjika
- أَتَّبِعُattabi'uaku mengikuti
- إِلَّاillaakecuali
- مَاmaaapa yang
- يُوحَىٰyuuhaadiwahyukan
- إِلَيَّilayyakepadaku
- قُلْqulkatakanlah
- هَلْhalapakah
- يَسْتَوِيyastawiisama
- الْأَعْمَىٰl-a'maaorang buta
- وَالْبَصِيرُwa-l-bashiirudan orang yang melihat
- أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
- تَتَفَكَّرُونَtatafakkaruunakalian merenungkan
Inti bacaan
Nabi secara eksplisit membatasi klaimnya: 'aku tidak mengetahui yang gaib. aku tidak mengatakan aku malaikat. aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan', kejujuran tentang keterbatasan diri sebagai bagian dari kredibilitas, bukan kelemahan yang disembunyikan. Konkretnya: kejujuran tentang batas pengetahuan/kemampuan diri sendiri (tidak mengklaim lebih dari yang sebenarnya diketahui) membangun kredibilitas jangka panjang yang lebih kokoh daripada klaim berlebihan yang akhirnya terbongkar.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan batas kemanusiaan Rasul secara jujur (tidak memiliki perbendaharaan Allah, tidak mengetahui yang gaib, bukan malaikat, hanya mengikuti wahyu), disertai perumpamaan tegas tentang perbedaan antara yang buta dan yang melihat kebenaran.
Renungan dan Hikmah
- Allah memerintahkan Nabi menyangkal tiga hal tentang dirinya: perbendaharaan, pengetahuan gaib, dan kemalaikatan. Semuanya hal yang meninggikan. Yang disangkal justru yang biasanya diklaim orang untuk menambah wibawa.
- Sesudah tiga penyangkalan, yang diakui satu: aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Sempit dan jelas. Kewenangan yang dibatasi sendiri lebih bisa dipercaya daripada yang dibiarkan luas.
- Allah menutup dengan pertanyaan apakah sama yang buta dan yang melihat. Perbandingan yang jawabannya diketahui semua orang. Yang diminta bukan menyetujui, melainkan menerapkan yang sudah mereka setujui.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: 2MS hanya 'qul' tanpa kata ganti). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.