وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ ۖ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَىٰ نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۖ أَنَّهُ مَنْ عَمِلَ مِنْكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Apabila orang-orang yang beriman pada tanda-tanda Kami datang kepadamu, katakanlah, “Keselamatan atas kalian.” Tuhan kalian telah menetapkan rahmat atas diri-Nya, sesungguhnya siapa yang berbuat kejahatan di antara kalian karena kejahilan, kemudian bertobat setelah itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Dia pengampun lagi pengasih.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْwa-idzaa jaa'aka lladziina yu'minuuna bi-aayaatinaa fa-qul salaamun alaykumapabila orang-orang yang beriman pada tanda-tanda Kami datang kepadamu, katakanlah, keselamatan atas kalian
- كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَىٰ نَفْسِهِ الرَّحْمَةَkataba rabbukum alaa nafsihi r-rahmataTuhan kalian telah menetapkan rahmat atas diri-Nya
- أَنَّهُ مَنْ عَمِلَ مِنْكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌannahu man amila minkum suu'an bi-jahaalatin tsumma taaba min ba'dihi wa-aslaha fa-annahu ghafuurun rahiimunsesungguhnya siapa yang berbuat kejahatan di antara kalian karena kejahilan, kemudian bertobat setelah itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Dia pengampun lagi pengasih
Catatan pilihan kata (ringkas)
Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'And when there come to thee those who believe in Our proofs, say thou: “Peace be upon you! Your Lord has prescribed for Himself mercy, that whoso of you does evil through ignorance, then turns in repentance after that and makes right: He is forgiving and merciful.”'
Aplikasi
Sapaan 'salaamun alaikum' kepada yang beriman disusul jaminan: siapa berbuat salah karena kejahilan lalu bertobat dan memperbaiki diri, Dia pengampun-pengasih, pintu kembali tetap terbuka meski kesalahan sudah terjadi. Konkretnya: kesalahan yang dilakukan karena kealpaan/dorongan sesaat (bukan pembangkangan sadar berkelanjutan) tidak menutup jalan perbaikan, memberi ruang yang sama untuk diri sendiri maupun orang lain yang tulus berusaha memperbaiki diri setelah salah adalah sikap yang dicontohkan di sini.