وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ ۖ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَىٰ نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۖ أَنَّهُ مَنْ عَمِلَ مِنْكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Apabila orang-orang yang beriman pada tanda-tanda Kami datang kepadamu, katakanlah, “Keselamatan atas kalian.” Tuhan kalian telah menetapkan rahmat atas diri-Nya, sesungguhnya siapa yang berbuat kejahatan di antara kalian karena kejahilan, kemudian bertobat setelah itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Dia pengampun lagi pengasih.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْwa-idzaa jaa'aka lladziina yu'minuuna bi-aayaatinaa fa-qul salaamun 'alaykumapabila orang-orang yang beriman pada tanda-tanda Kami datang kepadamu, katakanlah, keselamatan atas kalian
- كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَىٰ نَفْسِهِ الرَّحْمَةَkataba rabbukum 'alaa nafsihi r-rahmataTuhan kalian telah menetapkan rahmat atas diri-Nya
- أَنَّهُ مَنْ عَمِلَ مِنْكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌannahu man 'amila minkum suu'an bi-jahaalatin tsumma taaba min ba'dihi wa-ashlaha fa-annahu ghafuurun rahiimunsesungguhnya siapa yang berbuat kejahatan di antara kalian karena kejahilan, kemudian bertobat setelah itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Dia pengampun lagi pengasih
Terjemahan per kata (27 kata)
- وَإِذَاwa-idzaadan apabila
- جَاءَكَjaa'akadatang kepadamu
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman
- بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
- فَقُلْfa-qulmaka katakanlah
- سَلَامٌsalaamunkesejahteraan
- عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
- كَتَبَkatabamenetapkan
- رَبُّكُمْrabbukumTuhan kalian
- عَلَىٰ'alaaatas
- نَفْسِهِnafsihidirinya
- الرَّحْمَةَr-rahmatarahmat
- أَنَّهُannahubahwa ia
- مَنْmanorang yang
- عَمِلَ'amilaberamal
- مِنْكُمْminkumdari kalian
- سُوءًاsuu'ankeburukan
- بِجَهَالَةٍbi-jahaalatinkarena kebodohan
- ثُمَّtsummakemudian
- تَابَtaababertobat
- مِنْmindari
- بَعْدِهِba'dihisesudahnya
- وَأَصْلَحَwa-ashlahadan memperbaiki
- فَأَنَّهُfa-annahumaka sesungguhnya Dia
- غَفُورٌghafuurunpengampun
- رَحِيمٌrahiimunpengasih
Inti bacaan
Sapaan 'salaamun alaikum' kepada yang beriman disusul jaminan: siapa berbuat salah karena kejahilan lalu bertobat dan memperbaiki diri, Dia pengampun-pengasih, pintu kembali tetap terbuka meski kesalahan sudah terjadi. Konkretnya: kesalahan yang dilakukan karena kealpaan/dorongan sesaat (bukan pembangkangan sadar berkelanjutan) tidak menutup jalan perbaikan, memberi ruang yang sama untuk diri sendiri maupun orang lain yang tulus berusaha memperbaiki diri setelah salah adalah sikap yang dicontohkan di sini.
Tafsiran
Ayat ini mengajarkan sapaan penuh kasih bagi orang beriman yang datang kepada Rasul, disertai penegasan rahmat Allah yang mencakup pengampunan bagi siapa saja yang berbuat salah karena kejahilan namun kemudian bertobat dan memperbaiki diri.
Renungan dan Hikmah
- Allah memerintahkan menyapa mereka dengan keselamatan atas kalian, sebelum apa pun yang lain. Sapaan mendahului ajaran. Cara menyambut orang adalah bagian dari isi yang hendak disampaikan kepadanya.
- Allah menyebut Dia menetapkan rahmat atas diri-Nya sendiri. Yang mengikat, Dia sendiri. Tidak ada pihak lain yang bisa menuntut-Nya, dan justru karena itu ketetapan ini bermakna.
- Kejahatan yang disebut dilakukan karena kejahilan, dan pintunya bertobat sesudahnya. Dua keterangan itu meringankan. Yang keliru karena tidak tahu tetap salah, tetapi ia berdiri di dekat pintu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. '