قُلْ لَوْ أَنَّ عِنْدِي مَا تَسْتَعْجِلُونَ بِهِ لَقُضِيَ الْأَمْرُ بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ ۗ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالظَّالِمِينَ

Katakanlah, “Seandainya ada padaku apa yang kalian minta disegerakan, tentu selesailah segala perkara antara aku dan kalian.” Dan Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang zalim.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قُلْ لَوْ أَنَّ عِنْدِي مَا تَسْتَعْجِلُونَ بِهِ لَقُضِيَ الْأَمْرُ بَيْنِي وَبَيْنَكُمْqul law anna 'indii maa tasta'jiluuna bihi la-qudhiya l-amru baynii wa-baynakumkatakanlah, seandainya ada padaku apa yang kalian minta disegerakan, tentu selesailah segala perkara antara aku dan kalian
  2. وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالظَّالِمِينَwa-llaahu a'lamu bi-zh-zhaalimiinadan Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang zalim

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. قُلْqulkatakanlah
  2. لَوْlawsekiranya
  3. أَنَّannabahwa
  4. عِنْدِي'indiidi sisiku
  5. مَاmaaapa yang
  6. تَسْتَعْجِلُونَtasta'jiluunakalian meminta disegerakan
  7. بِهِbihipadanya
  8. لَقُضِيَla-qudhiyasungguh akan diputuskan
  9. الْأَمْرُl-amruurusan
  10. بَيْنِيbayniiantaraku
  11. وَبَيْنَكُمْwa-baynakumdan antara kalian
  12. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  13. أَعْلَمُa'lamulebih mengetahui
  14. بِالظَّالِمِينَbi-zh-zhaalimiinaakan orang-orang yang zalim

Inti bacaan

Diulang penegasan bahwa keputusan final ada di luar kendali Nabi sendiri, 'seandainya ada kewenangan itu, selesailah perkara', tapi ia sengaja tidak memilikinya, ditutup 'Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang zalim'. Konkretnya: melepaskan keinginan untuk segera 'menyelesaikan perkara' dengan kekuatan sendiri terhadap orang yang dianggap bersalah, dan mempercayakannya pada proses/otoritas yang lebih memahami keseluruhan situasi, mencegah tindakan gegabah yang didorong emosi sesaat.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan penegasan keterbatasan kekuasaan Rasul: jika ia memiliki apa yang mereka minta disegerakan, perkara akan langsung selesai, namun keputusan sepenuhnya berada di tangan Allah yang mengetahui siapa yang zalim.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyuruh mengatakan azab yang mereka minta itu tidak ada padanya. Kewenangannya disangkal. Yang diseru bukan orang yang memegang tombol, dan itu dinyatakan terbuka.
  • Allah menyebut seandainya ada padanya, selesailah perkara di antara mereka. Seketika. Yang menahan bukan kesabaran manusia, melainkan bahwa keputusan itu bukan miliknya.
  • Allah menutup dengan menyebut Dia lebih mengetahui orang-orang yang zalim. Penilaiannya dipegang sendiri. Penundaan itu bukan tanda ketidaktahuan, melainkan tanda bahwa waktunya belum tiba.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: 2MS hanya 'qul' tanpa kata ganti). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).