فَلَمَّا رَأَى الشَّمْسَ بَازِغَةً قَالَ هَٰذَا رَبِّي هَٰذَا أَكْبَرُ ۖ فَلَمَّا أَفَلَتْ قَالَ يَا قَوْمِ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَ

Maka ketika ia melihat matahari terbit, ia berkata, “Inilah Tuhanku, ini lebih besar.” Maka ketika matahari terbenam, ia berkata, “Wahai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari yang kalian persekutukan.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَلَمَّا رَأَى الشَّمْسَ بَازِغَةً قَالَ هَٰذَا رَبِّي هَٰذَا أَكْبَرُfa-lammaa ra'aa sy-syamsa baazighatan qaala haadzaa rabbii haadzaa akbarumaka ketika ia melihat matahari terbit, ia berkata, inilah Tuhanku, ini lebih besar
  2. فَلَمَّا أَفَلَتْ قَالَ يَا قَوْمِ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَfa-lammaa afalat qaala yaa qawmi innii barii'un mimmaa tusyrikuunamaka ketika matahari terbenam, ia berkata, wahai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari yang kalian persekutukan

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  2. رَأَىra'aamelihat
  3. الشَّمْسَsy-syamsamatahari
  4. بَازِغَةًbaazighatanterbit
  5. قَالَqaalaberkata
  6. هَٰذَاhaadzaaini
  7. رَبِّيrabbiiTuhanku
  8. هَٰذَاhaadzaaini
  9. أَكْبَرُakbarulebih besar
  10. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  11. أَفَلَتْafalatterbenam
  12. قَالَqaalaberkata
  13. يَاyaawahai
  14. قَوْمِqawmikaumku
  15. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  16. بَرِيءٌbarii'unberlepas diri
  17. مِمَّاmimmaadari apa yang
  18. تُشْرِكُونَtusyrikuunakalian mempersekutukan

Inti bacaan

Puncak pengujian pada matahari ('ini lebih besar') tetap berujung sama: begitu terbenam, Ibrahim menyatakan pelepasan total, 'aku berlepas diri dari yang kalian persekutukan'. Konkretnya: bahkan kandidat paling mengesankan sekalipun tetap tunduk pada kriteria yang sama, semakin besar/mengesankan sesuatu yang fana, semakin besar pula godaan untuk salah menempatkannya sebagai sandaran utama, sehingga kriteria konsistensi dalam menilai (bukan terpukau ukuran) tetap perlu dipegang teguh.

Tafsiran

Ayat ini menutup trilogi pencarian: matahari yang tampak paling besar pun akhirnya terbenam, memuncak pada deklarasi terbuka Ibrahim kepada kaumnya bahwa ia berlepas diri dari segala bentuk kemusyrikan mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Ibrahim menyebut matahari lebih besar, lalu ia pun terbenam. Yang paling besar diuji terakhir. Ujiannya sama seperti sebelumnya, dan hasilnya sama.
  • Allah merekam ia berpaling kepada kaumnya: aku berlepas diri dari yang kalian persekutukan. Bukan disimpan sendiri. Pencarian pribadi berakhir pada pernyataan terbuka.
  • Allah merekam ia tidak membantah tiap sesembahan satu per satu. Cukup satu ujian untuk semuanya. Yang meruntuhkan sederet keyakinan kadang satu pertanyaan yang berlaku pada semua.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. contr. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.