إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا ۖ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada yang menciptakan langit dan bumi, dalam keadaan lurus, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًاinnii wajjahtu wajhiya li-lladzii fathara s-samaawaati wa-l-ardha haniifansesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada yang menciptakan langit dan bumi, dalam keadaan lurus
  2. وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَwa-maa anaa mina l-musyrikiinadan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  2. وَجَّهْتُwajjahtuaku hadapkan
  3. وَجْهِيَwajhiyawajahku
  4. لِلَّذِيli-lladziibagi yang
  5. فَطَرَfatharamenciptakan
  6. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  7. وَالْأَرْضَwa-l-ardhadan bumi
  8. حَنِيفًاhaniifanyang lurus
  9. وَمَاwa-maadan tidaklah
  10. أَنَاanaaaku
  11. مِنَminadari
  12. الْمُشْرِكِينَl-musyrikiinaorang-orang musyrik

Inti bacaan

Kesimpulan pencarian Ibrahim: 'menghadapkan wajahku kepada Yang menciptakan langit dan bumi, dalam keadaan lurus (haniif)', orientasi total dan langsung kepada Pencipta, setelah proses eliminasi sistematis atas segala yang fana. Konkretnya: pencarian keyakinan yang matang idealnya melalui proses eliminasi yang jujur (menguji dan menyingkirkan yang terbukti tidak layak) sebelum sampai pada orientasi akhir yang mantap, kemantapan yang dibangun lewat proses semacam ini lebih kokoh daripada keyakinan yang diwarisi tanpa pernah diuji sendiri.

Tafsiran

Ayat ini menutup deklarasi tauhid Ibrahim: penyerahan diri total kepada Pencipta langit dan bumi dalam kelurusan murni, secara tegas menolak segala bentuk kemusyrikan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Ibrahim menghadapkan wajahnya kepada yang menciptakan langit dan bumi. Sesudah bintang, bulan, dan matahari gugur satu per satu. Yang tersisa bukan salah satu dari yang terlihat, melainkan Yang membuatnya.
  • Yang ia sebut bukan nama, melainkan sifat: yang menciptakan langit dan bumi. Perbedaannya penting di hadapan kaum yang punya banyak nama. Yang menentukan bukan sebutannya, melainkan apa yang dikerjakannya.
  • Allah merekam ia menyebut dirinya lurus dan bukan termasuk orang musyrik. Dua-duanya dinyatakan. Sesudah perjalanan mencari yang panjang, yang diumumkan bukan penemuannya melainkan pendiriannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar w-j-h, f-t-r, s-m-w, a-r-d, h-n-f, sh-r-k): wajjahtu wajhiya diterjemahkan 'aku menghadapkan wajahku', akar w-j-h (putaran WJH, harfiah); fatara diterjemahkan 'menciptakan (dari asal-mula)' (akar f-t-r putaran FTR); haniif diterjemahkan 'lurus/condong ke kebenaran' (akar h-n-f putaran HNF; terjemahan lain 'agama yang lurus'). gloss '(hanya)/(mengikuti)/(agama)' dibuang.