وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ قَالَ أُوحِيَ إِلَيَّ وَلَمْ يُوحَ إِلَيْهِ شَيْءٌ وَمَنْ قَالَ سَأُنْزِلُ مِثْلَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ ۗ وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الظَّالِمُونَ فِي غَمَرَاتِ الْمَوْتِ وَالْمَلَائِكَةُ بَاسِطُو أَيْدِيهِمْ أَخْرِجُوا أَنْفُسَكُمُ ۖ الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ الْهُونِ بِمَا كُنْتُمْ تَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ غَيْرَ الْحَقِّ وَكُنْتُمْ عَنْ آيَاتِهِ تَسْتَكْبِرُونَ

Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah, atau yang berkata, “Telah diwahyukan kepadaku,” padahal tidak diwahyukan sesuatu pun kepadanya, dan orang yang berkata, “Aku akan menurunkan seperti yang diturunkan Allah.” Seandainya saja engkau melihat ketika orang-orang zalim itu berada dalam sakratulmaut, sedang para malaikat mengulurkan tangan mereka, “Keluarkanlah nyawa kalian!” Pada hari ini kalian dibalas dengan azab yang menghinakan, karena kalian selalu mengatakan yang tidak benar terhadap Allah, dan kalian menyombongkan diri terhadap tanda-tanda-Nya.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ قَالَ أُوحِيَ إِلَيَّ وَلَمْ يُوحَ إِلَيْهِ شَيْءٌ وَمَنْ قَالَ سَأُنْزِلُ مِثْلَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُwa-man azhlamu mimmani ftaraa 'alaa llaahi kadziban aw qaala uuhiya ilayya wa-lam yuuha ilayhi syay'un wa-man qaala sa-unzilu mitsla maa anzala llaahudan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah, atau berkata, telah diwahyukan kepadaku, padahal tidak diwahyukan sesuatu pun kepadanya, dan orang yang berkata, aku akan menurunkan seperti yang diturunkan Allah
  2. وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الظَّالِمُونَ فِي غَمَرَاتِ الْمَوْتِ وَالْمَلَائِكَةُ بَاسِطُو أَيْدِيهِمْ أَخْرِجُوا أَنْفُسَكُمُwa-law taraa idzi zh-zhaalimuuna fii ghamaraati l-mawti wa-l-malaa'ikatu baasithuu aydiihim akhrijuu anfusakumudan seandainya engkau melihat ketika orang-orang zalim itu berada dalam sakratulmaut, sedang para malaikat mengulurkan tangan mereka, keluarkanlah nyawa kalian
  3. الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ الْهُونِ بِمَا كُنْتُمْ تَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ غَيْرَ الْحَقِّ وَكُنْتُمْ عَنْ آيَاتِهِ تَسْتَكْبِرُونَal-yawma tujzawna 'adzaaba l-huuni bi-maa kuntum taquuluuna 'alaa llaahi ghayra l-haqqi wa-kuntum 'an aayaatihi tastakbiruunapada hari ini kalian dibalas dengan azab yang menghinakan, karena kalian selalu mengatakan yang tidak benar terhadap Allah, dan kalian menyombongkan diri terhadap tanda-tanda-Nya

Terjemahan per kata (49 kata)

  1. وَمَنْwa-mandan orang yang
  2. أَظْلَمُazhlamulebih zalim
  3. مِمَّنِmimmanidaripada siapa
  4. افْتَرَىٰftaraamengada-ada
  5. عَلَى'alaaatas
  6. اللَّهِllaahiAllah
  7. كَذِبًاkadzibankebohongan
  8. أَوْawatau
  9. قَالَqaalaberkata
  10. أُوحِيَuuhiyadiwahyukan
  11. إِلَيَّilayyakepadaku
  12. وَلَمْwa-lamdan tidak
  13. يُوحَyuuhadiwahyukan
  14. إِلَيْهِilayhikepadanya
  15. شَيْءٌsyay'unsesuatu
  16. وَمَنْwa-mandan orang yang
  17. قَالَqaalaberkata
  18. سَأُنْزِلُsa-unziluaku akan menurunkan
  19. مِثْلَmitslaseperti
  20. مَاmaaapa yang
  21. أَنْزَلَanzalamenurunkan
  22. اللَّهُllaahuAllah
  23. وَلَوْwa-lawdan sekiranya
  24. تَرَىٰtaraaengkau melihat
  25. إِذِidziketika
  26. الظَّالِمُونَzh-zhaalimuunaorang-orang zalim
  27. فِيfiidalam
  28. غَمَرَاتِghamaraatikesakitan
  29. الْمَوْتِl-mawtikematian
  30. وَالْمَلَائِكَةُwa-l-malaa'ikatudan para malaikat
  31. بَاسِطُوbaasithuuyang membentangkan
  32. أَيْدِيهِمْaydiihimtangan mereka
  33. أَخْرِجُواakhrijuukeluarkanlah kalian
  34. أَنْفُسَكُمُanfusakumudiri kalian
  35. الْيَوْمَal-yawmahari ini
  36. تُجْزَوْنَtujzawnakalian dibalas
  37. عَذَابَ'adzaabaazab
  38. الْهُونِl-huunikehinaan
  39. بِمَاbi-maakarena apa yang
  40. كُنْتُمْkuntumkalian selalu
  41. تَقُولُونَtaquuluunakalian mengatakan
  42. عَلَى'alaaatas
  43. اللَّهِllaahiAllah
  44. غَيْرَghayraselain
  45. الْحَقِّl-haqqihak
  46. وَكُنْتُمْwa-kuntumpadahal kalian adalah
  47. عَنْ'andari
  48. آيَاتِهِaayaatihitanda-tanda-Nya
  49. تَسْتَكْبِرُونَtastakbiruunakalian menyombongkan diri

Inti bacaan

Kecaman keras terhadap yang mengaku menerima wahyu padahal tidak, atau mengklaim mampu 'mendatangkan seperti yang diturunkan Allah', digambarkan dengan sangat vivid saat sakratulmaut, azab dijatuhkan spesifik karena 'mengatakan terhadap Allah yang tidak benar'. Konkretnya: mengatasnamakan otoritas tertinggi (baik agama, sains, atau lembaga terpercaya) untuk klaim yang tidak berdasar adalah pelanggaran serius dengan konsekuensi berat, kehati-hatian ekstra diperlukan sebelum mengklaim tahu/menerima sesuatu yang sebenarnya tidak dimiliki.

Tafsiran

Ayat ini mempertanyakan siapa yang lebih zalim daripada pendusta yang mengaku menerima wahyu palsu atau mengklaim mampu menandingi wahyu Allah, lalu menggambarkan kengerian yang menanti mereka: pada saat sakratulmaut, para malaikat mengulurkan tangan menuntut nyawa mereka keluar, disusul kabar azab yang menghinakan sebagai balasan atas kedustaan mereka terhadap Allah dan kesombongan mereka terhadap tanda-tanda-Nya.

Renungan dan Hikmah

  • Rumusan “siapakah yang lebih zalim” terpakai sembilan kali di Quran (2:114, 2:140, 6:21, 6:93, 11:18, 18:57, 29:68, 32:22, 61:7). Empat di antaranya, 6:21, 6:93, 11:18, 29:68; memasangkannya dengan tuduhan yang sama persis, mengada-adakan dusta atas nama Allah, dan rumusan tuduhan itu sendiri terpakai sepuluh kali (6:21, 6:93, 6:144, 7:37, 10:17, 11:18, 18:15, 23:38, 29:68, 42:24). Dua dari empat pasangan itu berada di surah ini sendiri, berjarak tujuh puluh dua ayat.
  • Nama azab yang dipakai di sini, عَذَابَ الْهُونِ, terpakai dua kali saja: ayat ini dan 46:20. Dua-duanya menyebutkan sebabnya di kalimat yang sama, dan sebabnya sejenis, di 46:20 karena takabur di bumi tanpa hak, di sini karena menyombongkan diri terhadap tanda-tanda-Nya. Azab yang namanya sendiri berarti “menghinakan” pada dua-duanya menjawab sikap yang meninggikan diri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.