إِنَّ اللَّهَ فَالِقُ الْحَبِّ وَالنَّوَىٰ ۖ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَمُخْرِجُ الْمَيِّتِ مِنَ الْحَيِّ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ ۖ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ
Sesungguhnya Allah yang menumbuhkan biji-bijian dan biji buah. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati, dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. Itulah Allah. Maka, bagaimana kalian dapat dipalingkan?
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- إِنَّ اللَّهَ فَالِقُ الْحَبِّ وَالنَّوَىٰinna llaaha faaliqu l-habbi wa-n-nawaasesungguhnya Allah yang menumbuhkan biji-bijian dan biji buah
- يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَمُخْرِجُ الْمَيِّتِ مِنَ الْحَيِّyukhriju l-hayya mina l-mayyiti wa-mukhriju l-mayyiti mina l-hayyiDia mengeluarkan yang hidup dari yang mati, dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup
- ذَٰلِكُمُ اللَّهُdzaalikumu llaahuitulah Allah
- فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَfa-annaa tu'fakuunamaka bagaimana kalian dapat dipalingkan
Catatan pilihan kata (ringkas)
Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji passthrough. Lih.. sebagian penerjemah: 'God splits the seed and the kernel; He brings forth the living from the dead and is the bringer-forth of the dead from the living. That is God, how then are you deluded?, ' h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).
Aplikasi
Proses biji tumbuh menjadi tanaman ('mengeluarkan yang hidup dari yang mati') dijadikan bukti utama, sesuatu yang begitu biasa dan sering terlewatkan justru dijadikan argumen paling mendasar. Konkretnya: bukti-bukti besar sering tersembunyi dalam proses yang begitu rutin dan biasa sehingga jarang benar-benar diperhatikan (pertumbuhan, siklus alam), melatih diri memperhatikan hal-hal 'biasa' di sekitar dengan lebih saksama bisa mengungkap makna yang selama ini terlewat begitu saja karena dianggap remeh.