وَهُوَ الَّذِي أَنْشَأَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ فَمُسْتَقَرٌّ وَمُسْتَوْدَعٌ ۗ قَدْ فَصَّلْنَا الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَفْقَهُونَ

Dan Dialah yang menciptakan kalian dari diri yang satu, maka ada tempat menetap dan tempat penyimpanan. Sungguh, Kami telah memerinci tanda-tanda kepada kaum yang memahami.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَهُوَ الَّذِي أَنْشَأَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ فَمُسْتَقَرٌّ وَمُسْتَوْدَعٌwa-huwa lladzii ansya'akum min nafsin waahidatin fa-mustaqarrun wa-mustawda'undan Dialah yang menciptakan kalian dari diri yang satu, maka ada tempat menetap dan tempat penyimpanan
  2. قَدْ فَصَّلْنَا الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَفْقَهُونَqad fashshalnaa l-aayaati li-qawmin yafqahuunasungguh Kami telah memerinci tanda-tanda kepada kaum yang memahami

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. وَهُوَwa-huwadan Dia
  2. الَّذِيlladziiyang
  3. أَنْشَأَكُمْansya'akummenumbuhkan kalian
  4. مِنْmindari
  5. نَفْسٍnafsinjiwa
  6. وَاحِدَةٍwaahidatinsatu
  7. فَمُسْتَقَرٌّfa-mustaqarrunmaka tempat menetap
  8. وَمُسْتَوْدَعٌwa-mustawda'undan tempat penyimpanan
  9. قَدْqadsungguh
  10. فَصَّلْنَاfashshalnaaKami merinci
  11. الْآيَاتِl-aayaatitanda-tanda
  12. لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
  13. يَفْقَهُونَyafqahuunamereka memahami

Inti bacaan

Manusia diciptakan dari 'diri yang satu' lalu diberi 'tempat menetap dan tempat menyimpan' (mustaqarr wa mustawda'), kehidupan berstruktur melalui fase-fase yang berbeda, bukan satu kondisi statis sepanjang waktu. Konkretnya: kesadaran bahwa hidup secara alami terdiri dari fase-fase berbeda (yang menetap dan yang sementara/transisi) membantu menerima perubahan hidup dengan lebih tenang, tidak setiap fase dimaksudkan untuk permanen, dan itu bagian dari desain, bukan kegagalan mencapai stabilitas.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan asal-usul manusia dari satu diri yang sama, dengan tempat menetap dan tempat penyimpanan sebagai bagian dari tatanan penciptaan: perincian tanda-tanda lain bagi kaum yang memahami.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia menciptakan kalian dari diri yang satu. Seluruh manusia. Perbedaan yang kemudian dipakai memisahkan orang bermula dari titik yang sama.
  • Allah menyebut ada tempat menetap dan tempat penyimpanan. Dua keadaan. Sebagian perjalanan berupa berdiam, sebagian berupa dititipkan, dan keduanya bagian dari satu rencana.
  • Allah menutup dengan menyebut Dia memerinci tanda-tanda kepada kaum yang memahami. Di ayat sebelumnya disebut kaum yang mengetahui. Penerimanya berganti sebutan, dan tiap tanda menuntut alat yang berbeda.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.