وَكَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ وَلِيَقُولُوا دَرَسْتَ وَلِنُبَيِّنَهُ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
Demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda, dan agar mereka berkata, “Engkau telah mempelajarinya,” dan agar Kami menjelaskannya kepada kaum yang mengetahui.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَكَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ وَلِيَقُولُوا دَرَسْتَ وَلِنُبَيِّنَهُ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَwa-ka-dzaalika nusharrifu l-aayaati wa-li-yaquuluu darasta wa-li-nubayyinahu li-qawmin ya'lamuunadan demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda, dan agar mereka berkata, engkau telah mempelajarinya, dan agar Kami menjelaskannya kepada kaum yang mengetahui
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَكَذَٰلِكَwa-ka-dzaalikadan demikianlah
- نُصَرِّفُnusharrifuKami menjelaskan berulang
- الْآيَاتِl-aayaatitanda-tanda
- وَلِيَقُولُواwa-li-yaquuluudan agar mereka berkata
- دَرَسْتَdarastaengkau mempelajari
- وَلِنُبَيِّنَهُwa-li-nubayyinahudan agar Kami menjelaskannya
- لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
Inti bacaan
Penjelasan berulang yang sama menghasilkan dua reaksi berlawanan: sebagian menuduh 'Engkau telah mempelajari (dari orang lain)', sementara kaum yang mengetahui justru mendapat kejelasan darinya, input yang identik, hasil yang berbeda tergantung kesiapan menerima. Konkretnya: saat menyampaikan penjelasan yang sama kepada berbagai orang menghasilkan reaksi yang sangat berbeda (sebagian menerima, sebagian mencari alasan menolak), itu wajar dan bukan tanda penjelasannya kurang, perbedaan hasil sering terletak pada kesiapan penerima, bukan kualitas penjelasan itu sendiri.
Tafsiran
Ayat ini menjelaskan bahwa penjabaran berulang tanda-tanda kebenaran memiliki dua akibat berbeda: sebagian menuduhnya sekadar hasil pembelajaran manusiawi, sementara bagi kaum yang mengetahui, penjelasan itu justru menjadi terang benderang.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut dua akibat dari penjelasan yang sama: sebagian menuduh itu hasil belajar, sebagian mendapat kejelasan. Keduanya disebut sebagai maksud. Penjelasan yang sama memisahkan pendengarnya, dan pemisahan itu bagian dari kerjanya.
- Tuduhan mereka engkau telah mempelajarinya. Di dalam tuduhan itu ada pengakuan bahwa isinya rapi. Orang tidak menuduh sesuatu dipelajari kalau ia tampak asal-asalan.
- Cara yang disebut Allah menjelaskan berulang-ulang, bukan sekali dengan terang. Pengulangan itu disengaja. Yang diulang bukan karena pendengarnya bodoh, melainkan karena sebuah keterangan baru menempati tempatnya sesudah berkali-kali lewat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.