وَأَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ لَئِنْ جَاءَتْهُمْ آيَةٌ لَيُؤْمِنُنَّ بِهَا ۚ قُلْ إِنَّمَا الْآيَاتُ عِنْدَ اللَّهِ ۖ وَمَا يُشْعِرُكُمْ أَنَّهَا إِذَا جَاءَتْ لَا يُؤْمِنُونَ

Dan mereka bersumpah demi Allah dengan sebenar-benarnya sumpah, bahwa sungguh jika datang suatu tanda kepada mereka, pastilah mereka akan beriman kepadanya. Katakanlah, “Sesungguhnya tanda-tanda itu hanya ada pada sisi Allah.” Dan apakah yang membuat kalian menyadari, bahwa apabila ia datang, mereka tidak akan beriman?

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَأَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ لَئِنْ جَاءَتْهُمْ آيَةٌ لَيُؤْمِنُنَّ بِهَاwa-aqsamuu bi-llaahi jahda aymaanihim la-in jaa'atsum aayatun la-yu'minunna bihaadan mereka bersumpah demi Allah dengan sebenar-benarnya sumpah, bahwa sungguh jika datang suatu tanda kepada mereka, pastilah mereka akan beriman kepadanya
  2. قُلْ إِنَّمَا الْآيَاتُ عِنْدَ اللَّهِqul innamaa l-aayaatu 'inda llaahikatakanlah, sesungguhnya tanda-tanda itu hanya ada pada sisi Allah
  3. وَمَا يُشْعِرُكُمْ أَنَّهَا إِذَا جَاءَتْ لَا يُؤْمِنُونَwa-maa yusy'irukum annahaa idzaa jaa'at laa yu'minuunadan apakah yang membuat kalian menyadari, bahwa apabila ia datang, mereka tidak akan beriman

Terjemahan per kata (21 kata)

  1. وَأَقْسَمُواwa-aqsamuudan mereka bersumpah
  2. بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
  3. جَهْدَjahdasekuat
  4. أَيْمَانِهِمْaymaanihimsumpah mereka
  5. لَئِنْla-insungguh jika
  6. جَاءَتْهُمْjaa'atsumdatang kepada mereka
  7. آيَةٌaayatuntanda
  8. لَيُؤْمِنُنَّla-yu'minunnasungguh mereka akan beriman
  9. بِهَاbihaakepadanya
  10. قُلْqulkatakanlah
  11. إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
  12. الْآيَاتُl-aayaatutanda-tanda
  13. عِنْدَ'indadi sisi
  14. اللَّهِllaahiAllah
  15. وَمَاwa-maadan tahukah
  16. يُشْعِرُكُمْyusy'irukummemberitahu kalian
  17. أَنَّهَاannahaabahwa ia
  18. إِذَاidzaaapabila
  19. جَاءَتْjaa'atdatang
  20. لَاlaatidak
  21. يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman

Inti bacaan

Sumpah meyakinkan 'pastilah kami akan beriman' jika diberi tanda dijawab dengan skeptisisme: 'kalian tidak akan mengira bahwa jika tanda itu datang, mereka tidak juga akan beriman', janji kondisional yang penuh keyakinan diri belum tentu teruji tulus saat kondisinya benar-benar terpenuhi. Konkretnya: waspadai janji-janji kondisional yang terdengar sangat yakin ('kalau X terjadi, aku pasti akan Y'), baik dari orang lain maupun diri sendiri, karena kepastian verbal semacam itu sering tidak teruji sampai kondisinya benar-benar tiba, dan hasilnya bisa mengecewakan.

Tafsiran

Ayat ini mengungkap kekosongan sumpah mereka yang menuntut tanda mukjizat sebagai syarat keimanan: Allah menegaskan bahwa penentuan tanda sepenuhnya wewenang-Nya, dan mempertanyakan secara retoris kepastian bahwa bahkan jika tanda itu benar-benar datang, mereka tetap tidak akan beriman.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut sumpah mereka dengan sebenar-benarnya sumpah. Kesungguhannya tidak diragukan. Yang diragukan bukan ketulusan pada saat mengucapkan, melainkan apa yang tersisa dari ketulusan itu ketika syaratnya benar-benar tiba.
  • Jawabannya menegaskan bahwa tanda-tanda itu ada pada sisi Allah. Yang diminta bukan milik pihak yang dimintai. Permintaan yang ditujukan kepada orang yang tak memegang barangnya sering sebenarnya bukan permintaan.
  • Ayat ditutup dengan pertanyaan yang tidak dijawab: apakah yang membuat kalian menyadari? Pembacanya diajak ikut menimbang. Yang ditanyakan bukan apa yang akan mereka lakukan, melainkan atas dasar apa kita begitu yakin bisa menebaknya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda'. Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.