أَوَمَنْ كَانَ مَيْتًا فَأَحْيَيْنَاهُ وَجَعَلْنَا لَهُ نُورًا يَمْشِي بِهِ فِي النَّاسِ كَمَنْ مَثَلُهُ فِي الظُّلُمَاتِ لَيْسَ بِخَارِجٍ مِنْهَا ۚ كَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِلْكَافِرِينَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Apakah orang yang tadinya mati lalu Kami hidupkan dan Kami beri cahaya yang dengannya ia berjalan di tengah-tengah manusia, seperti orang yang perumpamaannya berada dalam kegelapan, yang tidak keluar darinya? Demikianlah, dihiasi bagi orang-orang kafir apa yang mereka kerjakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَوَمَنْ كَانَ مَيْتًا فَأَحْيَيْنَاهُ وَجَعَلْنَا لَهُ نُورًا يَمْشِي بِهِ فِي النَّاسِ كَمَنْ مَثَلُهُ فِي الظُّلُمَاتِ لَيْسَ بِخَارِجٍ مِنْهَاa-wa-man kaana maytan fa-ahyaynaahu wa-ja'alnaa lahu nuuran yamshii bihi fii n-naasi ka-man matsaluhu fii zh-zhulumaati laysa bi-khaarijin minhaaapakah orang yang tadinya mati lalu Kami hidupkan dan Kami beri cahaya yang dengannya ia berjalan di tengah-tengah manusia, seperti orang yang perumpamaannya berada dalam kegelapan, yang tidak keluar darinya
- كَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِلْكَافِرِينَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَkadzaalika zuyyina li-l-kaafiriina maa kaanuu ya'maluunademikianlah dihiasi bagi orang-orang kafir apa yang mereka kerjakan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar k-w-n, m-w-t, h-y-y, j-'-l, n-w-r, m-sh-y, n-w-s, m-ts-l, zh-l-m, l-y-s, kh-r-j, z-y-n, k-f-r, '-m-l): maytan fa-ahyaynaahu diterjemahkan 'mati lalu Kami hidupkan' (akar h-y-y); nuur/zhulumaat diterjemahkan 'cahaya/kegelapan'; zuyyina diterjemahkan 'dihiasi' (akar z-y-n). Selaras.
Aplikasi
Metafora tajam: orang yang 'dihidupkan dan diberi cahaya untuk berjalan di tengah manusia' versus yang 'berada dalam kegelapan, tak dapat keluar darinya', kondisi yang satu memungkinkan pergerakan bermakna, yang lain terjebak stagnan. Konkretnya: perbedaan antara hidup dengan arah yang jelas (bisa 'berjalan bermakna di tengah manusia') dan hidup tanpa arah (terjebak, tak bisa maju) sering terasa sebagai perbedaan kualitas hidup yang nyata sehari-hari, memiliki 'cahaya' (kejelasan nilai dan arah) secara praktis memudahkan pengambilan keputusan yang bermakna, bukan sekadar metafora abstrak.