فَمَنْ يُرِدِ اللَّهُ أَنْ يَهْدِيَهُ يَشْرَحْ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ ۖ وَمَنْ يُرِدْ أَنْ يُضِلَّهُ يَجْعَلْ صَدْرَهُ ضَيِّقًا حَرَجًا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي السَّمَاءِ ۚ كَذَٰلِكَ يَجْعَلُ اللَّهُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ
Maka, siapa yang Allah kehendaki mendapat hidayah, Dia akan melapangkan dadanya untuk menerima keberserahan. Siapa yang Dia kehendaki menjadi sesat, Dia akan menjadikan dadanya sempit lagi sesak, seakan-akan dia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan kekejian atas orang-orang yang tidak beriman.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَمَنْ يُرِدِ اللَّهُ أَنْ يَهْدِيَهُ يَشْرَحْ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِfa-man yuridi llaahu an yahdiyahu yashrah sadrahu li-l-islaamimaka siapa yang Allah kehendaki mendapat hidayah, Dia akan melapangkan dadanya untuk menerima keberserahan
- وَمَنْ يُرِدْ أَنْ يُضِلَّهُ يَجْعَلْ صَدْرَهُ ضَيِّقًا حَرَجًا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي السَّمَاءِwa-man yurid an yudillahu yaj'al sadrahu dayyiqan harajan ka'annamaa yassa'adu fii s-samaa'idan siapa yang Dia kehendaki menjadi sesat, Dia akan menjadikan dadanya sempit lagi sesak, seakan-akan dia sedang mendaki ke langit
- كَذَٰلِكَ يَجْعَلُ اللَّهُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَkadzaalika yaj'alu llaahu r-rijsa alaa lladziina laa yu'minuunabegitulah Allah menimpakan kekejian atas orang-orang yang tidak beriman
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan lain merender s-l-m di sini via 'Islam'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN -2). PASS: retrofit kau/engkau/kalian menyusul. sebagian penerjemah: 'And whom God wills to guide, He expands his breast towards submission; and whom He wills to lead astray, He makes his breast constricted, distressed, as if he were ascending into the sky; thus does God appoint abomination for those who do not believe.' Akar akar s-l-m (slm), cabang KEBERSERAHAN (aslama/islaam/muslim/mustaslim). Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini (Pak FD 2026-07-15): islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'. Lih. Versi lama catatan ini keliru di kedua titik itu; lih. C1).
Aplikasi
Metafora dada yang lapang (menerima) versus dada yang sempit-sesak 'seakan-akan mendaki ke langit' (menolak) menggambarkan keterbukaan dan penolakan sebagai kondisi yang benar-benar terasa secara psikologis, bukan sekadar pilihan abstrak. Konkretnya: perhatikan bagaimana rasanya secara fisik/emosional saat menghadapi kebenaran yang menuntut perubahan, kelapangan versus kesesakan yang dirasakan adalah sinyal nyata tentang keterbukaan diri sendiri terhadap perubahan, bukan sekadar metafora, mengenali sinyal ini pada diri sendiri bisa jadi titik awal introspeksi kapan sedang menutup diri.