وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِ ۖ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَا ۚ قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ ۗ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ
Dan ingatlah pada hari Dia mengumpulkan mereka semua, “Wahai golongan jin, sungguh kalian telah memperbanyak diri dari kalangan manusia.” Dan kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, “Ya Tuhan kami, sebagian kami telah bersenang-senang dengan sebagian yang lain, dan kami telah sampai pada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami.” Dia berfirman, “Apilah tempat tinggal kalian, kekal di dalamnya, kecuali apa yang Allah kehendaki.” Sesungguhnya Tuhanmu penuh hikmah lagi berilmu.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِwa-yawma yahshuruhum jamii'an yaa ma'shara l-jinni qadi staktsartum mina l-insidan ingatlah pada hari Dia mengumpulkan mereka semua, wahai golongan jin, sungguh kalian telah memperbanyak diri dari kalangan manusia
- وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَاwa-qaala awliyaa'uhum mina l-insi rabbanaa stamta'a ba'dunaa bi-ba'din wa-balaghnaa ajalanaa lladzii ajjalta lanaadan kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, ya Tuhan kami, sebagian kami telah bersenang-senang dengan sebagian yang lain, dan kami telah sampai pada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami
- قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُqaala n-naaru matswaakum khaalidiina fiihaa illaa maa shaa'a llaahuDia berfirman, apilah tempat tinggal kalian, kekal di dalamnya, kecuali apa yang Allah kehendaki
- إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌinna rabbaka hakiimun aliimunsesungguhnya Tuhanmu penuh hikmah lagi berilmu
Aplikasi
Pengakuan bersama jin dan manusia, 'kami telah saling mendapatkan kesenangan', menyingkap kompliisitas dua arah dalam relasi yang saling mengeksploitasi, bukan satu pihak sebagai korban murni dan pihak lain sebagai pelaku tunggal. Konkretnya: dalam hubungan atau kebiasaan yang saling merugikan (baik dengan orang lain atau pola pikir yang menyesatkan), sering ada keterlibatan aktif dari kedua sisi, bukan hanya satu pihak yang 'menjerumuskan', mengakui peran aktif diri sendiri dalam relasi yang merugikan adalah langkah pertama sebelum bisa keluar darinya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
istakthartum/mathwaakum = 2MP diterjemahkan kalian; rabbaKA 2MS 'Tuhanmu' SAH. hakiimun aliim INDEF diterjemahkan 'penuh hikmah lagi Maha Mengetahui' (aliim belum dibedah). Lem fn 260/261 dibuang. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU rendering: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. ⚠ hukm = passthrough terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga rendering). Lih.. Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).