وَكَذَٰلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang zalim sebagai wali bagi sebagian yang lain, karena apa yang selama ini mereka usahakan.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَكَذَٰلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَwa-ka-dzaalika nuwallii ba'dha zh-zhaalimiina ba'dhan bi-maa kaanuu yaksibuunadan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang zalim sebagai wali bagi sebagian yang lain, karena apa yang selama ini mereka usahakan

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. وَكَذَٰلِكَwa-ka-dzaalikadan demikianlah
  2. نُوَلِّيnuwalliiKami menjadikan pemimpin
  3. بَعْضَba'dhasebagian
  4. الظَّالِمِينَzh-zhaalimiinayang zalim
  5. بَعْضًاba'dhansebagian
  6. بِمَاbi-maakarena apa yang
  7. كَانُواkaanuumereka selalu
  8. يَكْسِبُونَyaksibuunamereka usahakan

Inti bacaan

'Kami jadikan sebagian orang-orang zalim sebagai wali bagi sebagian yang lain, karena apa yang selama ini mereka usahakan', pola yang setara terhubung ke pola yang setara, sebagai konsekuensi alami dari kebiasaan yang dijalani, bukan hukuman sewenang-wenang. Konkretnya: lingkungan/pergaulan yang terbentuk di sekitar seseorang sering mencerminkan kebiasaan dan pilihan yang sudah lama dijalani, jika ingin mengubah lingkungan yang merugikan, perubahan itu biasanya perlu dimulai dari mengubah kebiasaan dan pilihan diri sendiri terlebih dahulu, bukan hanya berharap lingkungan berubah sendiri.

Penjelasan pilihan kata

Kata tunjuk 'dzaalika' (jauh) dikonfirmasi morfologi, diterjemahkan 'demikianlah'.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian dengan menegaskan bahwa orang-orang zalim saling menguasai satu sama lain sebagai konsekuensi dari apa yang mereka usahakan sendiri.

Renungan dan Hikmah

  • Yang disebut Allah menjadikan sebagian orang zalim sebagai wali bagi sebagian yang lain. Mereka diserahkan kepada satu sama lain. Tidak ada hukuman dari luar yang disebutkan; yang disebut cuma dengan siapa mereka ditinggalkan.
  • Sebabnya disebut apa yang selama ini mereka usahakan, bukan sebuah keputusan yang tiba-tiba. Orang berkumpul dengan yang serupa bukan karena ditempatkan, melainkan karena berjalan ke arah yang sama cukup lama.
  • Kata yang dipakai wali, kata yang biasanya berarti pelindung. Di sini ia dipakai untuk sesama orang zalim. Allah membiarkan kata itu apa adanya, sehingga perlindungan dan kerusakan terdengar dari satu kata yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar w-l-y, b-'-d, zh-l-m, k-w-n, k-s-b): nuwallii diterjemahkan 'Kami jadikan wali (menautkan)', akar w-l-y (WLY; terjemahan lain 'berteman'); yaksibuun diterjemahkan 'mengusahakan' (akar k-s-b).