ذَٰلِكَ أَنْ لَمْ يَكُنْ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَىٰ بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا غَافِلُونَ

Demikian itu karena Tuhanmu tidak membinasakan negeri-negeri secara zalim sedangkan penduduknya lalai.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. ذَٰلِكَ أَنْ لَمْ يَكُنْ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَىٰ بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا غَافِلُونَdzaalika an lam yakun rabbuka muhlika l-quraa bi-zhulmin wa-ahluhaa ghaafiluunademikian itu karena Tuhanmu tidak membinasakan negeri-negeri secara zalim sedangkan penduduknya lalai

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  2. أَنْanbahwa
  3. لَمْlamtidak
  4. يَكُنْyakunia menjadi
  5. رَبُّكَrabbukaTuhanmu
  6. مُهْلِكَmuhlikayang membinasakan
  7. الْقُرَىٰl-quraanegeri-negeri
  8. بِظُلْمٍbi-zhulmindengan kezaliman
  9. وَأَهْلُهَاwa-ahluhaadan penduduknya
  10. غَافِلُونَghaafiluunaorang-orang yang lalai

Inti bacaan

Prinsip keadilan eksplisit: 'Tuhanmu tidak membinasakan negeri-negeri secara zalim sedangkan penduduknya lalai', konsekuensi berat tidak pernah dijatuhkan tanpa peringatan yang cukup terlebih dahulu. Konkretnya: menuntut akuntabilitas atas kesalahan yang belum pernah diperingatkan/diberi tahu jelas sebelumnya adalah tidak adil, prinsip ini berlaku juga dalam relasi manusia: berikan peringatan dan kejelasan yang cukup sebelum menegakkan konsekuensi berat, jangan menghukum kelalaian yang belum pernah disadarkan.

Penjelasan pilihan kata

Kata tunjuk 'dzaalika' (jauh) dikonfirmasi morfologi, diterjemahkan 'demikian itu'.

Tafsiran

Ayat ini menjelaskan alasan pengiriman rasul: Allah tidak membinasakan suatu negeri secara zalim selama penduduknya belum pernah diperingatkan dan masih dalam kelalaian.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia tidak membinasakan negeri secara zalim sedangkan penduduknya lalai. Yang disangkal justru kemungkinan berbuat zalim. Keterangan itu diberikan tentang diri-Nya sendiri, bukan tentang mereka.
  • Yang disebut sebagai penghalang kelalaian mereka. Bukan kepolosan atau kebaikan. Orang yang lalai tetap disebut lalai, dan tetap tidak dihukum sebelum diperingatkan.
  • Kalimatnya dibuka dengan demikian itu, menyambung keterangan tentang pengutusan rasul. Allah menerangkan sebabnya di sini. Mengapa rasul dikirim ternyata dijawab dengan keterangan tentang keadilan, bukan tentang kebutuhan manusia.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-w-n, r-b-b, h-l-k, q-r-y, zh-l-m, a-h-l, gh-f-l): muhlik al-quraa diterjemahkan 'membinasakan negeri-negeri' (akar h-l-k); bi-zhulm diterjemahkan 'secara zalim'; ghaafiluun diterjemahkan 'lalai (belum diperingatkan)' (akar gh-f-l). gloss '(pengutusan para rasul)/(mereka)' dibuang.