وَرَبُّكَ الْغَنِيُّ ذُو الرَّحْمَةِ ۚ إِنْ يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَسْتَخْلِفْ مِنْ بَعْدِكُمْ مَا يَشَاءُ كَمَا أَنْشَأَكُمْ مِنْ ذُرِّيَّةِ قَوْمٍ آخَرِينَ
Dan Tuhanmu berkecukupan, memiliki rahmat. Jika Dia menghendaki, Dia akan memusnahkan kalian dan menggantikan kalian setelah itu dengan yang Dia kehendaki, sebagaimana Dia menjadikan kalian dari keturunan kaum yang lain.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَرَبُّكَ الْغَنِيُّ ذُو الرَّحْمَةِwa-rabbuka l-ghaniyyu dzuu r-rahmatidan Tuhanmu berkecukupan, memiliki rahmat
- إِنْ يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَسْتَخْلِفْ مِنْ بَعْدِكُمْ مَا يَشَاءُ كَمَا أَنْشَأَكُمْ مِنْ ذُرِّيَّةِ قَوْمٍ آخَرِينَin yasya' yudzhibkum wa-yastakhlif min ba'dikum maa yasyaa'u ka-maa ansya'akum min dzurriyyati qawmin aakhariinajika Dia menghendaki, Dia akan memusnahkan kalian dan menggantikan kalian setelah itu dengan yang Dia kehendaki, sebagaimana Dia menjadikan kalian dari keturunan kaum yang lain
Terjemahan per kata (18 kata)
- وَرَبُّكَwa-rabbukadan Tuhanmu
- الْغَنِيُّl-ghaniyyuMahakaya
- ذُوdzuupemilik
- الرَّحْمَةِr-rahmatirahmat
- إِنْinjika
- يَشَأْyasya'menghendaki
- يُذْهِبْكُمْyudzhibkummelenyapkan kalian
- وَيَسْتَخْلِفْwa-yastakhlifdan Dia mengganti
- مِنْmindari
- بَعْدِكُمْba'dikumsesudah kalian
- مَاmaaapa yang
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- كَمَاka-maasebagaimana
- أَنْشَأَكُمْansya'akummenumbuhkan kalian
- مِنْmindari
- ذُرِّيَّةِdzurriyyatiketurunan
- قَوْمٍqawminkaum
- آخَرِينَaakhariinayang lain
Inti bacaan
'Tuhanmu berkecukupan (tidak butuh apa pun)', Dia bisa memusnahkan dan mengganti kapan saja, menempatkan keberadaan suatu generasi/kaum sebagai sesuatu yang tidak otomatis abadi atau berhak dipertahankan selamanya. Konkretnya: kesadaran bahwa posisi atau keberadaan (individu, generasi, institusi) bukan hak yang otomatis berkelanjutan selamanya mendorong sikap rendah hati dan tidak menganggap situasi sekarang sebagai jaminan permanen, ini mendorong pemanfaatan waktu yang ada dengan lebih serius, bukan menganggapnya sebagai hak yang taken-for-granted.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan kemandirian dan kasih sayang Allah: Dia tidak membutuhkan siapa pun, dan jika berkehendak, Dia mampu memusnahkan suatu kaum lalu menggantikannya dengan kaum lain, sebagaimana kaum itu sendiri dahulu diciptakan dari keturunan kaum sebelumnya.
Renungan dan Hikmah
- Dua sebutan digandeng dalam satu napas: Allah berkecukupan, dan memiliki rahmat. Yang tidak membutuhkan apa pun tetap disebut mengasihi. Kasih yang tidak lahir dari kebutuhan adalah satu-satunya kasih yang tak bisa ditarik kembali karena kecewa.
- Kalimatnya menutup dengan mengingatkan bahwa mereka sendiri dijadikan dari keturunan kaum yang lain. Mereka pernah menjadi pengganti. Ancaman digantikan terdengar berbeda bagi orang yang baru diingatkan bahwa dirinya sendiri sebuah penggantian.
- Yang disebut Allah sebuah kemungkinan, bukan keputusan: jika Dia menghendaki. Kalimatnya tidak menjatuhkan apa-apa. Yang diberitahukan cuma bahwa pintu itu ada, dan mengetahui adanya pintu sudah cukup mengubah cara orang berdiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Tuhanmulah Yang” diterjemahkan “Tuhanmu”; “memusnahkanmu.” diterjemahkan “memusnahkan kalian.”; “menggantimu” diterjemahkan “mengganti kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “(sebelummu).” diterjemahkan “(sebelum kalian).”. Dalam ayat ini, 'rahmah' bertakrif (memakai kata sandang al-).