ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ ۖ مِنَ الضَّأْنِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْمَعْزِ اثْنَيْنِ ۗ قُلْ آلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنْثَيَيْنِ أَمَّا اشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ أَرْحَامُ الْأُنْثَيَيْنِ ۖ نَبِّئُونِي بِعِلْمٍ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Delapan ekor yang berpasangan: sepasang dari domba dan sepasang dari kambing. Katakanlah, “Apakah yang Dia haramkan itu dua yang jantan, dua yang betina, atau yang ada dalam kandungan kedua betinanya? Beri tahukanlah kepadaku berdasarkan ilmu jika kalian termasuk orang-orang yang benar.”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍtsamaaniyata azwaajindelapan ekor yang berpasangan
- مِنَ الضَّأْنِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْمَعْزِ اثْنَيْنِmina dh-dha'ni tsnayni wa-mina l-ma'zi tsnaynisepasang dari domba dan sepasang dari kambing
- قُلْ آلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنْثَيَيْنِ أَمَّا اشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ أَرْحَامُ الْأُنْثَيَيْنِqul aa-dz-dzakarayni harrama ami l-untsayayni ammaa sytamalat 'alayhi arhaamu l-untsayaynikatakanlah, apakah yang Dia haramkan itu dua yang jantan, dua yang betina, atau yang ada dalam kandungan kedua betinanya
- نَبِّئُونِي بِعِلْمٍ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَnabbi'uunii bi-'ilmin in kuntum shaadiqiinaberi tahukanlah kepadaku berdasarkan ilmu jika kalian termasuk orang-orang yang benar
Terjemahan per kata (23 kata)
- ثَمَانِيَةَtsamaaniyatadelapan
- أَزْوَاجٍazwaajinpasangan
- مِنَminadari
- الضَّأْنِdh-dha'nidomba
- اثْنَيْنِtsnaynidua
- وَمِنَwa-minadan dari
- الْمَعْزِl-ma'zikambing
- اثْنَيْنِtsnaynidua
- قُلْqulkatakanlah
- آلذَّكَرَيْنِaa-dz-dzakarayniapakah dua yang jantan
- حَرَّمَharramamengharamkan
- أَمِamiataukah
- الْأُنْثَيَيْنِl-untsayaynidua perempuan
- أَمَّاammaaadapun
- اشْتَمَلَتْsytamalatmengandung
- عَلَيْهِ'alayhiatasnya
- أَرْحَامُarhaamurahim
- الْأُنْثَيَيْنِl-untsayaynidua perempuan
- نَبِّئُونِيnabbi'uuniiberitahukanlah kepadaku
- بِعِلْمٍbi-'ilmindengan pengetahuan
- إِنْinjika
- كُنْتُمْkuntumkalian adalah
- صَادِقِينَshaadiqiinaorang-orang yang benar
Inti bacaan
Tantangan langsung 'beri tahukanlah kepadaku berdasarkan ilmu jika kalian orang-orang yang benar' menuntut dasar konkret di balik aturan pembatasan yang mereka klaim, bukan sekadar kebiasaan turun-temurun. Konkretnya: saat seseorang mengklaim sebuah pembatasan/aturan berasal dari otoritas tinggi, wajar dan sah untuk menuntut dasar konkretnya secara spesifik, permintaan bukti ini bukan tanda tidak sopan, melainkan kedisiplinan berpikir yang dicontohkan langsung di sini.
Tafsiran
Ayat ini merinci delapan ekor ternak berpasangan (domba dan kambing), sambil menantang secara retoris klaim pengharaman sepihak mereka: apakah yang jantan, yang betina, atau kandungannya, sambil menuntut dasar pengetahuan yang sahih.
Renungan dan Hikmah
- Allah bertanya apakah yang diharamkan itu yang jantan, yang betina, atau yang dalam kandungan. Tiga kemungkinan. Larangan yang mereka buat diminta disebutkan letaknya.
- Allah menuntut mereka memberitahu dengan ilmu, jika mereka benar. Bukan dengan dugaan. Yang diminta sumber, dan di situlah aturan buatan mereka runtuh.
- Allah menghitung delapan ekor berpasangan, disebut satu per satu. Serinci itu. Yang melawan aturan tanpa dasar adalah perincian yang bisa diperiksa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Apakah” diterjemahkan “Apakah”; “Terangkanlah” diterjemahkan “Beri tahukanlah”; “pengetahuan” diterjemahkan “ilmu”; “kamu orang” diterjemahkan “kalian termasuk orang-orang”; “benar.”” diterjemahkan “benar. arhaam diterjemahkan 'rahim', jangkar konkret akar (organ pemberi penghidupan; KBBI rahim¹='kandungan' & rahim²='bersifat belas kasihan': Indonesia meminjam KEDUA sisi akar).