وَمِنَ الْإِبِلِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْبَقَرِ اثْنَيْنِ ۗ قُلْ آلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنْثَيَيْنِ أَمَّا اشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ أَرْحَامُ الْأُنْثَيَيْنِ ۖ أَمْ كُنْتُمْ شُهَدَاءَ إِذْ وَصَّاكُمُ اللَّهُ بِهَٰذَا ۚ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا لِيُضِلَّ النَّاسَ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
Dan sepasang dari unta dan sepasang dari sapi. Katakanlah, “Apakah yang Dia haramkan dua yang jantan, dua yang betina, atau yang ada dalam kandungan kedua betinanya? Ataukah kalian menjadi saksi ketika Allah menetapkan ini bagi kalian?” Maka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan? Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- وَمِنَ الْإِبِلِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْبَقَرِ اثْنَيْنِwa-mina l-ibili tsnayni wa-mina l-baqari tsnaynidan sepasang dari unta dan sepasang dari sapi
- قُلْ آلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنْثَيَيْنِ أَمَّا اشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ أَرْحَامُ الْأُنْثَيَيْنِqul aa-dz-dzakarayni harrama ami l-untsayayni ammaa sytamalat 'alayhi arhaamu l-untsayaynikatakanlah, apakah yang Dia haramkan dua yang jantan, dua yang betina, atau yang ada dalam kandungan kedua betinanya
- أَمْ كُنْتُمْ شُهَدَاءَ إِذْ وَصَّاكُمُ اللَّهُ بِهَٰذَاam kuntum syuhadaa'a idz washshaakumu llaahu bi-haadzaaataukah kalian menjadi saksi ketika Allah menetapkan ini bagi kalian
- فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا لِيُضِلَّ النَّاسَ بِغَيْرِ عِلْمٍfa-man azhlamu mimmani ftaraa 'alaa llaahi kadziban li-yudhilla n-naasa bi-ghayri 'ilminmaka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan
- إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَinna llaaha laa yahdii l-qawma zh-zhaalimiinasesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim
Terjemahan per kata (40 kata)
- وَمِنَwa-minadan dari
- الْإِبِلِl-ibiliunta
- اثْنَيْنِtsnaynidua
- وَمِنَwa-minadan dari
- الْبَقَرِl-baqarisapi
- اثْنَيْنِtsnaynidua
- قُلْqulkatakanlah
- آلذَّكَرَيْنِaa-dz-dzakarayniapakah dua yang jantan
- حَرَّمَharramamengharamkan
- أَمِamiataukah
- الْأُنْثَيَيْنِl-untsayaynidua perempuan
- أَمَّاammaaadapun
- اشْتَمَلَتْsytamalatmengandung
- عَلَيْهِ'alayhiatasnya
- أَرْحَامُarhaamurahim
- الْأُنْثَيَيْنِl-untsayaynidua perempuan
- أَمْamatau
- كُنْتُمْkuntumkalian adalah
- شُهَدَاءَsyuhadaa'asaksi-saksi
- إِذْidzketika
- وَصَّاكُمُwashshaakumuDia mewasiatkan kepada kalian
- اللَّهُllaahuAllah
- بِهَٰذَاbi-haadzaadengan ini
- فَمَنْfa-manmaka orang yang
- أَظْلَمُazhlamulebih zalim
- مِمَّنِmimmanidaripada siapa
- افْتَرَىٰftaraamengada-ada
- عَلَى'alaaatas
- اللَّهِllaahiAllah
- كَذِبًاkadzibankebohongan
- لِيُضِلَّli-yudhillaagar ia menyesatkan
- النَّاسَn-naasamanusia
- بِغَيْرِbi-ghayritanpa
- عِلْمٍ'ilminpengetahuan
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- لَاlaatidak
- يَهْدِيyahdiimemberi petunjuk
- الْقَوْمَl-qawmakaum
- الظَّالِمِينَzh-zhaalimiinayang zalim
Inti bacaan
Pengulangan tantangan yang sama pada pasangan hewan lain, ditambah pertanyaan tajam 'apakah kalian menjadi saksi ketika Allah menetapkan ini?', menyingkap bahwa klaim otoritas mereka tidak berdasar bahkan pada pengalaman langsung sekalipun. Konkretnya: saat mengevaluasi klaim tentang aturan yang katanya berasal dari otoritas tinggi, tanyakan juga apakah orang yang mengklaim benar-benar punya akses langsung ke sumber otoritas itu, atau hanya mengulang klaim turun-temurun tanpa verifikasi.
Tafsiran
Ayat ini melanjutkan rincian delapan ekor ternak dengan unta dan sapi, menegaskan kembali tantangan retoris yang sama, dan menambahkan pertanyaan apakah mereka menyaksikan sendiri penetapan larangan itu dari Allah: menutup dengan penegasan bahwa tidak ada yang lebih zalim daripada pendusta yang menyesatkan manusia tanpa dasar pengetahuan.
Renungan dan Hikmah
- Yang ditanyakan bukan dari mana aturan itu, melainkan apakah mereka hadir ketika Allah menetapkannya. Pertanyaannya tentang kesaksian. Aturan yang mengatasnamakan seseorang menuntut saksi, dan pertanyaan itu tak pernah mereka siapkan jawabannya.
- Pertanyaannya merinci semua kemungkinan: dua yang jantan, dua yang betina, atau yang ada di dalam kandungan. Tidak ada celah yang ditinggalkan. Ketika seluruh kemungkinan disebutkan satu per satu dan tak satu pun bisa dipilih, yang tersisa cuma mengakui bahwa aturannya tak pernah ada.
- Yang disebut paling zalim bukan yang berdusta, melainkan yang berdusta atas nama Allah untuk menyesatkan manusia. Ada dua lapis di dalamnya. Kebohongan tentang diri sendiri berhenti pada pembohongnya; yang mengatasnamakan sesuatu yang lebih tinggi ikut membawa orang lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Apakah” diterjemahkan “Apakah”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “bagimu? Siapakah” diterjemahkan “bagi kalian? Maka, siapakah”; “orang-orang” diterjemahkan “manusia”; “pengetahuan?”264” diterjemahkan “pengetahuan?. arhaam diterjemahkan 'rahim', jangkar konkret akar (organ pemberi penghidupan; KBBI rahim¹='kandungan' & rahim²='bersifat belas kasihan': Indonesia meminjam KEDUA sisi akar).