فَإِنْ كَذَّبُوكَ فَقُلْ رَبُّكُمْ ذُو رَحْمَةٍ وَاسِعَةٍ وَلَا يُرَدُّ بَأْسُهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَ
Maka, jika mereka mendustakanmu, katakanlah, “Tuhan kalian mempunyai rahmat yang luas, dan siksa-Nya tidak dapat dielakkan dari kaum yang berdosa.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَإِنْ كَذَّبُوكَ فَقُلْ رَبُّكُمْ ذُو رَحْمَةٍ وَاسِعَةٍ وَلَا يُرَدُّ بَأْسُهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَfa-in kadzdzabuuka fa-qul rabbukum dzuu rahmatin waasi'atin wa-laa yuraddu ba'suhu 'ani l-qawmi l-mujrimiinamaka jika mereka mendustakanmu, katakanlah, Tuhan kalian mempunyai rahmat yang luas, dan siksa-Nya tidak dapat dielakkan dari kaum yang berdosa
Terjemahan per kata (13 kata)
- فَإِنْfa-inmaka jika
- كَذَّبُوكَkadzdzabuukamereka mendustakanmu
- فَقُلْfa-qulmaka katakanlah
- رَبُّكُمْrabbukumTuhan kalian
- ذُوdzuupemilik
- رَحْمَةٍrahmatinrahmat
- وَاسِعَةٍwaasi'atinyang luas
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- يُرَدُّyuraddudikembalikan
- بَأْسُهُba'suhuazab-Nya
- عَنِ'anidari
- الْقَوْمِl-qawmikaum
- الْمُجْرِمِينَl-mujrimiinapara pendosa
Inti bacaan
Respons yang dianjurkan terhadap pendustaan bukan balas dendam atau putus asa, melainkan menyampaikan dua sisi sekaligus: 'rahmat yang luas' dan 'siksa-Nya tidak dapat dielakkan dari orang-orang yang berdosa', keseimbangan antara harapan dan peringatan. Konkretnya: saat dihadapkan penolakan atau permusuhan, respons yang seimbang (tetap menawarkan harapan/kebaikan sambil jujur tentang konsekuensi nyata) lebih membangun daripada respons yang hanya satu sisi, baik hanya mengancam maupun hanya menenangkan tanpa kejujuran.
Penjelasan pilihan kata
Kutip 'qul' dikonfirmasi morfologi.
Tafsiran
Ayat ini menenangkan Rasul jika didustakan, dengan menyeimbangkan dua sifat Allah: rahmat yang luas bagi siapa saja, namun siksa yang pasti bagi kaum yang berdosa.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh menjawab pendustaan dengan menyebut rahmat-Nya yang luas. Bukan dengan ancaman. Jawaban atas penolakan dibuka dengan sisi yang paling melapangkan.
- Bagian kedua menyebut siksa-Nya tidak dapat dielakkan dari kaum yang berdosa. Dua sisi dalam satu kalimat. Yang luas rahmatnya bukan yang tak punya batas.
- Allah menyuruh menyampaikan keduanya sekaligus kepada yang mendustakan. Bukan memilih salah satu. Yang menolak pun berhak mendengar keterangan yang utuh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Tuhanmu” diterjemahkan “Tuhan kalian”; “berdosa.”” diterjemahkan “berdosa. Dalam ayat ini, 'rahmah' indefinit (tanpa kata sandang).