قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ ۖ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۖ وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ ۖ وَلَا تَقْرَبُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ ۖ وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“Kemarilah! Aku akan membacakan apa yang diharamkan Tuhan kalian atas kalian: janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan apa pun, dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena kemiskinan , Kamilah yang memberi rezeki kepada kalian dan kepada mereka. Dan janganlah kalian mendekati perbuatan keji, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar. Demikian itu Dia wasiatkan kepada kalian, agar kalian mengerti.
Terjemahan bertahap (8 jeda)
- قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْqul ta'aalaw atlu maa harrama rabbukum 'alaykumkatakanlah, kemarilah, aku akan membacakan apa yang diharamkan Tuhan kalian atas kalian
- أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًاallaa tusyrikuu bihi syay'anjanganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan apa pun
- وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًاwa-bi-l-waalidayni ihsaanandan berbuat baiklah kepada kedua orang tua
- وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍwa-laa taqtuluu awlaadakum min imlaaqindan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena kemiskinan
- نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْnahnu narzuqukum wa-iyyaahumKamilah yang memberi rezeki kepada kalian dan kepada mereka
- وَلَا تَقْرَبُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَwa-laa taqrabuu l-fawaahisya maa zhahara minhaa wa-maa bathanadan janganlah kalian mendekati perbuatan keji, baik yang tampak maupun yang tersembunyi
- وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّwa-laa taqtuluu n-nafsa llatii harrama llaahu illaa bi-l-haqqidan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar
- ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَdzaalikum washshaakum bihi la'allakum ta'qiluunademikian itu Dia wasiatkan kepada kalian agar kalian mengerti
Terjemahan per kata (42 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- تَعَالَوْاta'aalawmarilah kalian
- أَتْلُatluaku bacakan
- مَاmaaapa yang
- حَرَّمَharramamengharamkan
- رَبُّكُمْrabbukumTuhan kalian
- عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
- أَلَّاallaajanganlah
- تُشْرِكُواtusyrikuukalian mempersekutukan
- بِهِbihidengan-Nya
- شَيْئًاsyay'ansedikit pun
- وَبِالْوَالِدَيْنِwa-bi-l-waalidaynidan kepada kedua orang tua
- إِحْسَانًاihsaananberbuat baik
- وَلَاwa-laadan janganlah
- تَقْتُلُواtaqtuluukalian membunuh
- أَوْلَادَكُمْawlaadakumanak-anak kalian
- مِنْmindari
- إِمْلَاقٍimlaaqinkemiskinan
- نَحْنُnahnuKami
- نَرْزُقُكُمْnarzuqukumKami memberi kalian rezeki
- وَإِيَّاهُمْwa-iyyaahumdan mereka
- وَلَاwa-laadan janganlah
- تَقْرَبُواtaqrabuukalian mendekati
- الْفَوَاحِشَl-fawaahisyaperbuatan keji
- مَاmaaapa yang
- ظَهَرَzhaharatampak
- مِنْهَاminhaadarinya
- وَمَاwa-maadan apa yang
- بَطَنَbathanatersembunyi
- وَلَاwa-laadan janganlah
- تَقْتُلُواtaqtuluukalian membunuh
- النَّفْسَn-nafsajiwa
- الَّتِيllatiiyang
- حَرَّمَharramamengharamkan
- اللَّهُllaahuAllah
- إِلَّاillaakecuali
- بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
- ذَٰلِكُمْdzaalikumdemikian itu
- وَصَّاكُمْwashshaakumDia mewasiatkan kepada kalian
- بِهِbihidengannya
- لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
- تَعْقِلُونَta'qiluunakalian mengerti
Inti bacaan
Daftar larangan inti (jangan mempersekutukan, berbuat baik pada orang tua, jangan bunuh anak karena kemiskinan, 'Kami memberi rezeki kepada kalian dan mereka', jangan dekati perbuatan keji yang tampak maupun tersembunyi, jangan bunuh jiwa tanpa alasan benar) ditutup 'agar kalian mengerti (berakal)', daftar ini diajukan sebagai hal yang bisa dipahami akal sehat, bukan perintah sewenang-wenang. Konkretnya: 'Kami memberi rezeki kepada kalian dan mereka' secara eksplisit membantah alasan ekonomi untuk membahayakan anak, kekhawatiran finansial bukan pembenaran sah untuk tindakan yang membahayakan yang lemah; larangan-larangan inti ini pantas dievaluasi ulang secara rasional secara berkala, bukan dijalankan sebagai rutinitas kosong.
Tafsiran
Ayat ini membuka daftar larangan fundamental yang direkam sebagai wasiat langsung Allah: larangan mempersekutukan-Nya, perintah berbuat baik kepada orang tua, larangan membunuh anak karena kemiskinan (dengan jaminan rezeki dari Allah sendiri), larangan mendekati perbuatan keji baik yang tampak maupun tersembunyi, dan larangan membunuh jiwa tanpa alasan yang benar, daftar ini akan berlanjut ke ayat-ayat berikutnya sebagai satu kesatuan wasiat.
Renungan dan Hikmah
- Ketakutan akan kemiskinan tidak boleh menjadi alasan membunuh anak, karena rezeki bagi orang tua maupun anak adalah tanggungan Allah sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. contr. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.