وَهَٰذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Dan ini adalah Kitab yang Kami turunkan, diberkahi. Maka, ikutilah dan bertakwalah agar kalian dirahmati,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَهَٰذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَwa-haadzaa kitaabun anzalnaahu mubaarakun fa-ttabi'uuhu wa-ttaquu la'allakum turhamuunadan ini adalah Kitab yang Kami turunkan, diberkahi, maka ikutilah dan bertakwalah agar kalian dirahmati
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَهَٰذَاwa-haadzaadan ini
- كِتَابٌkitaabunKitab
- أَنْزَلْنَاهُanzalnaahuKami menurunkannya
- مُبَارَكٌmubaarakunyang diberkahi
- فَاتَّبِعُوهُfa-ttabi'uuhumaka ikutilah ia
- وَاتَّقُواwa-ttaquudan jagalah diri dari
- لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
- تُرْحَمُونَturhamuunakalian dirahmati
Inti bacaan
Perintah gandanya sederhana: 'ikutilah dan bertakwalah agar kalian dirahmati', rahmat dikaitkan dengan tindakan aktif (mengikuti + menjaga kesadaran), bukan keyakinan pasif semata. Konkretnya: mengharapkan manfaat/rahmat dari sebuah pedoman hidup membutuhkan keterlibatan aktif menjalankannya (bukan sekadar memiliki atau mengagumi teksnya), hasil baik terkait langsung dengan tindakan nyata mengikuti, bukan penghormatan pasif dari jauh.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan status Kitab yang diberkahi ini sebagai sesuatu yang wajib diikuti dan menjadi dasar ketakwaan agar mendapat rahmat: tujuan penurunannya dijelaskan lebih lanjut pada dua ayat berikutnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Kitab yang Dia turunkan itu diberkahi. Sifatnya disebut lebih dahulu. Yang diperkenalkan bukan isinya, melainkan bahwa ia membawa kebaikan.
- Sesudah menyebutnya, Dia memerintahkan mengikuti dan bertakwa. Dua-duanya. Membaca saja tak disebut cukup, dan bertakwa disandingkan dengan mengikuti.
- Tujuannya disebut agar kalian dirahmati. Bukan agar taat. Perintah itu diterangkan dengan menyebut apa yang diterima yang menjalankannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”. Dalam ayat ini, 'rahima' tanpa kata sandang al-. verba rahima diterjemahkan keluarga 'merahmati/memberi rahmat' (sejalan raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat', kata terjemahan lain SENDIRI di 23:109).