أَوْ تَقُولُوا لَوْ أَنَّا أُنْزِلَ عَلَيْنَا الْكِتَابُ لَكُنَّا أَهْدَىٰ مِنْهُمْ ۚ فَقَدْ جَاءَكُمْ بَيِّنَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ ۚ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَّبَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَصَدَفَ عَنْهَا ۗ سَنَجْزِي الَّذِينَ يَصْدِفُونَ عَنْ آيَاتِنَا سُوءَ الْعَذَابِ بِمَا كَانُوا يَصْدِفُونَ

atau agar kalian tidak berkata, “Sekiranya Kitab itu diturunkan kepada kami, tentu kami lebih mendapat petunjuk daripada mereka.” Sungguh, telah datang kepada kalian penjelasan yang nyata, petunjuk, dan rahmat dari Tuhan kalian. Maka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan tanda-tanda Allah dan berpaling darinya? Kelak, Kami akan membalas orang-orang yang berpaling dari tanda-tanda Kami dengan seburuk-buruk azab karena mereka selalu berpaling.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. أَوْ تَقُولُوا لَوْ أَنَّا أُنْزِلَ عَلَيْنَا الْكِتَابُ لَكُنَّا أَهْدَىٰ مِنْهُمْaw taquuluu law annaa unzila 'alaynaa l-kitaabu la-kunnaa ahdaa minhumatau agar kalian tidak berkata, sekiranya Kitab itu diturunkan kepada kami, tentu kami lebih mendapat petunjuk daripada mereka
  2. فَقَدْ جَاءَكُمْ بَيِّنَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَهُدًى وَرَحْمَةٌfa-qad jaa'akum bayyinatun min rabbikum wa-hudan wa-rahmatunmaka sungguh telah datang kepada kalian penjelasan yang nyata, petunjuk, dan rahmat dari Tuhan kalian
  3. فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَّبَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَصَدَفَ عَنْهَاfa-man azhlamu mimman kadzdzaba bi-aayaati llaahi wa-shadafa 'anhaamaka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan tanda-tanda Allah dan berpaling darinya
  4. سَنَجْزِي الَّذِينَ يَصْدِفُونَ عَنْ آيَاتِنَا سُوءَ الْعَذَابِ بِمَا كَانُوا يَصْدِفُونَsa-najzii lladziina yashdifuuna 'an aayaatinaa suu'a l-'adzaabi bi-maa kaanuu yashdifuunakelak Kami akan membalas orang-orang yang berpaling dari tanda-tanda Kami dengan seburuk-buruk azab karena mereka selalu berpaling

Terjemahan per kata (35 kata)

  1. أَوْawatau
  2. تَقُولُواtaquuluukalian katakan
  3. لَوْlawsekiranya
  4. أَنَّاannaabahwa Kami
  5. أُنْزِلَunziladiturunkan
  6. عَلَيْنَا'alaynaakepada kami
  7. الْكِتَابُl-kitaabuKitab
  8. لَكُنَّاla-kunnaaniscaya kami menjadi
  9. أَهْدَىٰahdaalebih mendapat petunjuk
  10. مِنْهُمْminhumdari mereka
  11. فَقَدْfa-qadmaka sungguh
  12. جَاءَكُمْjaa'akumdatang kepada kalian
  13. بَيِّنَةٌbayyinatunbukti nyata
  14. مِنْmindari
  15. رَبِّكُمْrabbikumTuhan kalian
  16. وَهُدًىwa-hudandan petunjuk
  17. وَرَحْمَةٌwa-rahmatundan rahmat
  18. فَمَنْfa-manmaka orang yang
  19. أَظْلَمُazhlamulebih zalim
  20. مِمَّنْmimmandari orang yang
  21. كَذَّبَkadzdzabamendustakan
  22. بِآيَاتِbi-aayaatipada tanda-tanda
  23. اللَّهِllaahiAllah
  24. وَصَدَفَwa-shadafadan berpaling
  25. عَنْهَا'anhaadarinya
  26. سَنَجْزِيsa-najziiKami akan membalas
  27. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  28. يَصْدِفُونَyashdifuunamereka berpaling
  29. عَنْ'andari
  30. آيَاتِنَاaayaatinaatanda-tanda Kami
  31. سُوءَsuu'akeburukan
  32. الْعَذَابِl-'adzaabiazab
  33. بِمَاbi-maakarena apa yang
  34. كَانُواkaanuumereka selalu
  35. يَصْدِفُونَyashdifuunamereka berpaling

Inti bacaan

Antisipasi klaim andaikata 'jikalau Kitab itu diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk' langsung dipatahkan: 'sungguh telah datang kepadamu penjelasan yang nyata', klaim keunggulan hipotetis tidak berarti apa-apa begitu kesempatan nyata sudah diberikan dan tetap ditolak. Konkretnya: mengklaim 'aku pasti akan bertindak lebih baik jika diberi kesempatan X' adalah klaim murah selama belum benar-benar diuji, begitu kesempatan itu benar-benar datang, tindakan nyata (bukan klaim sebelumnya) yang menjadi bukti sesungguhnya.

Tafsiran

Ayat ini menutup pencegahan dalih kedua (bahwa mereka akan lebih terpetunjuk jika Kitab diturunkan kepada mereka), dengan menegaskan bahwa penjelasan, petunjuk, dan rahmat itu justru telah datang; maka tidak ada yang lebih zalim daripada mereka yang mendustakan dan berpaling darinya, dan azab terburuk menanti mereka yang terus berpaling.

Renungan dan Hikmah

  • Yang disebut Allah telah datang kepada mereka ada tiga: penjelasan, petunjuk, dan rahmat. Yang ketiga tidak diduga muncul di tengah bantahan sekeras ini. Rupanya pihak yang sedang dibantah tetap disebut sedang menerima sesuatu yang tak pernah ia minta.
  • Kata berpaling muncul dua kali dalam kalimat penutup, dan yang kedua disebut sebagai sebab. Bukan satu kali berpaling yang dibalas, melainkan kebiasaan berpalingnya. Ada perbedaan besar antara tergelincir sekali dan menjadikan sesuatu sebagai arah tetap.
  • Allah tidak langsung menyebut siapa yang paling zalim; Dia bertanya. Pembacanya diminta menjawab sendiri. Sebuah kesimpulan yang ditemukan sendiri lebih sulit ditolak daripada yang diserahkan sudah jadi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.