إِنَّ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا لَسْتَ مِنْهُمْ فِي شَيْءٍ ۚ إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَفْعَلُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah pertanggungjawaban mereka dan menjadi golongan-golongan, sedikit pun engkau tidak bertanggung jawab terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanya kepada Allah, kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِنَّ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا لَسْتَ مِنْهُمْ فِي شَيْءٍinna lladziina farraquu diinahum wa-kaanuu syiya'an lasta minhum fii syay'insesungguhnya orang-orang yang memecah belah pertanggungjawaban mereka dan menjadi golongan-golongan, sedikit pun engkau tidak bertanggung jawab terhadap mereka
  2. إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَفْعَلُونَinnamaa amruhum ilaa llaahi tsumma yunabbi'uhum bi-maa kaanuu yaf'aluunasesungguhnya urusan mereka hanya kepada Allah, kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. فَرَّقُواfarraquumereka memecah belah
  4. دِينَهُمْdiinahumagama mereka
  5. وَكَانُواwa-kaanuudan mereka selalu
  6. شِيَعًاsyiya'angolongan-golongan
  7. لَسْتَlastaengkau bukanlah
  8. مِنْهُمْminhumdari mereka
  9. فِيfiidalam
  10. شَيْءٍsyay'insesuatu
  11. إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
  12. أَمْرُهُمْamruhumurusan mereka
  13. إِلَىilaakepada
  14. اللَّهِllaahiAllah
  15. ثُمَّtsummakemudian
  16. يُنَبِّئُهُمْyunabbi'uhummemberitakan kepada mereka
  17. بِمَاbi-maapada apa yang
  18. كَانُواkaanuumereka selalu
  19. يَفْعَلُونَyaf'aluunamelakukan

Inti bacaan

Pembebasan eksplisit dari tanggung jawab atas perpecahan sektarian orang lain: 'sedikit pun engkau tidak bertanggung jawab terhadap mereka. urusan mereka terserah hanya kepada Allah', bukan tugas satu orang menyatukan atau mengadili semua perpecahan yang ada. Konkretnya: melepaskan diri dari beban untuk menjadi wasit/penengah bagi setiap perpecahan atau faksi yang muncul di sekitar (agama, organisasi, komunitas) adalah batasan tanggung jawab yang sehat, fokus pada menjalankan bagian sendiri dengan konsisten, bukan mengambil alih tanggung jawab menyatukan semua pihak.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa Rasul tidak memikul tanggung jawab apa pun atas mereka yang memecah belah pertanggungjawabannya sendiri menjadi golongan-golongan terpisah: urusan mereka sepenuhnya kepada Allah, yang kelak akan memberitahukan hakikat perbuatan mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Yang dibebaskan dari tanggung jawab justru orang yang paling mungkin merasa bertanggung jawab. Allah mencabut beban itu dari pundaknya. Ada beban yang tak pernah diberikan kepada seseorang, dan ia memikulnya semata karena tak ada yang memberitahunya.
  • Yang disebut sebagai penggantinya urusan mereka hanya kepada Allah. Bukan dibiarkan tanpa penyelesaian. Melepaskan sesuatu terasa berbeda sekali ketika diketahui ke tangan siapa ia dilepaskan.
  • Yang mereka pecah disebut pertanggungjawaban mereka sendiri, bukan milik orang lain. Yang rusak lebih dahulu bukan kesatuan kelompoknya, melainkan hubungan masing-masing dengan apa yang harus mereka jawab.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain menerjemahkan diin di sini sbg 'agama'. terjemahan ini menyeragamkan ke 'pertanggungjawaban' lintas 87 ayat akar diin. Rollout kelompok (b) akar diin. Penyeragaman 'pertanggungjawaban' menegakkan Prinsip #1 (konsistensi leksikal) & menyanggah reduksi 'agama=institusi'. PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn kata diin ditukar. akar d-y-n (dyn), sense 'agama/cara-hidup/doktrin'. Diverifikasi corpus Leeds (root dyn). Konvensi terjemahan ini: diin diterjemahkan 'pertanggungjawaban' (kata payung; definisi-jangkar & entri kanonik 1:4).