قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Katakanlah, “Sesungguhnya salatku, ibadah kurbanku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seisi alam,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَqul inna shalaatii wa-nusukii wa-mahyaaya wa-mamaatii li-llaahi rabbi l-'aalamiinakatakanlah, sesungguhnya salatku, ibadah kurbanku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seisi alam
Terjemahan per kata (9 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- إِنَّinnasesungguhnya
- صَلَاتِيshalaatiisalatku
- وَنُسُكِيwa-nusukiidan ibadahku
- وَمَحْيَايَwa-mahyaayadan hidupku
- وَمَمَاتِيwa-mamaatiidan matiku
- لِلَّهِli-llaahibagi Allah
- رَبِّrabbiTuhan
- الْعَالَمِينَl-'aalamiinaseisi alam
Inti bacaan
'Salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah' menyatukan ranah yang sering dipisahkan (ritual, aktivitas hidup sehari-hari, bahkan kematian) di bawah satu orientasi yang sama. Konkretnya: menghindari kompartementalisasi hidup menjadi 'zona spiritual' terpisah dari 'zona sehari-hari', menjaga satu orientasi nilai yang konsisten di semua aspek kehidupan (bekerja, beristirahat, berinteraksi) daripada hanya menerapkannya di momen-momen ritual formal, adalah keutuhan yang dicontohkan di sini.
Tafsiran
Ayat ini membuka pernyataan puncak penyerahan total: salat, ibadah kurban, kehidupan, dan kematian; semuanya semata untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tanpa terkecuali.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh menyatakan salat, ibadah kurban, hidup, dan mati hanya untuk-Nya. Empat. Dua perbuatan dan dua keadaan, tak ada yang tersisa di luar.
- Dua yang terakhir yang Allah sebut bukan perbuatan: hidup dan mati. Bukan pilihan. Yang diserahkan bukan hanya yang bisa dikerjakan, melainkan juga yang terjadi pada dirinya.
- Kata hanyalah dipakai untuk keempatnya. Membatasi. Yang ditolak bukan adanya tujuan lain, melainkan bahwa keempat itu bisa dibagi kepada tujuan lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…Muhammad, “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan …”. Dalam ayat ini, 'salaah' tanpa kata sandang al-. salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar').