كِتَابٌ أُنْزِلَ إِلَيْكَ فَلَا يَكُنْ فِي صَدْرِكَ حَرَجٌ مِنْهُ لِتُنْذِرَ بِهِ وَذِكْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ
Sebuah Kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan dalam dadamu karenanya, agar engkau memberi peringatan dengannya, dan sebagai peringatan bagi orang-orang yang beriman.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- كِتَابٌ أُنْزِلَ إِلَيْكَ فَلَا يَكُنْ فِي صَدْرِكَ حَرَجٌ مِنْهُ لِتُنْذِرَ بِهِ وَذِكْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَkitaabun unzila ilayka fa-laa yakun fii shadrika harajun minhu li-tundzira bihi wa-dzikraa li-l-mu'miniinasebuah Kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan dalam dadamu karenanya, agar engkau memberi peringatan dengannya, dan sebagai peringatan bagi orang-orang yang beriman
Terjemahan per kata (13 kata)
- كِتَابٌkitaabunKitab
- أُنْزِلَunziladiturunkan
- إِلَيْكَilaykakepadamu
- فَلَاfa-laamaka janganlah
- يَكُنْyakunia menjadi
- فِيfiidalam
- صَدْرِكَshadrikadadamu
- حَرَجٌharajunkeberatan
- مِنْهُminhudarinya
- لِتُنْذِرَli-tundziraagar engkau memperingatkan
- بِهِbihidengannya
- وَذِكْرَىٰwa-dzikraadan peringatan
- لِلْمُؤْمِنِينَli-l-mu'miniinabagi orang-orang beriman
Inti bacaan
Penenangan eksplisit bagi pembawa pesan yang merasa berat: 'janganlah ada kesempitan dalam dadamu karenanya', rasa berat/gentar menyampaikan sesuatu yang menantang diakui sebagai hal wajar, tapi tidak boleh menghalangi tugas menyampaikan. Konkretnya: merasa berat atau cemas sebelum menyampaikan sesuatu yang penting namun berpotensi tidak populer/menantang orang lain adalah perasaan yang wajar dan diakui, perasaan itu bukan alasan untuk menahan diri dari menyampaikannya, melainkan sesuatu yang perlu dilewati, bukan dituruti.
Tafsiran
Ayat ini membuka Surah dengan menegaskan bahwa Kitab yang diturunkan bertujuan sebagai peringatan, bukan sumber keberatan hati.
Renungan dan Hikmah
- Allah melarang ada kesempitan dalam dadamu karena Kitab itu. Yang diurus perasaannya. Sebelum tugas disebutkan, keadaan yang menerimanya dibereskan lebih dahulu.
- Tujuan pertama yang Allah sebut: agar ia memberi peringatan dengannya. Alatnya Kitab itu. Yang membebani dada justru yang menjadi bekal utamanya.
- Tujuan keduanya sebagai peringatan bagi orang-orang beriman. Dua penerima. Yang sama bekerja sebagai peringatan bagi yang menolak dan bagi yang sudah menerima.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-t-b, n-z-l, k-w-n, s-d-r, h-r-j, n-dz-r, dz-k-r, a-m-n): sadr diterjemahkan 'dada'; haraj diterjemahkan 'kesempitan (kesulitan)' (akar h-r-j; terjemahan lain 'sesak dada'); tundhira diterjemahkan 'memberi peringatan' (akar n-dz-r); dhikraa diterjemahkan 'peringatan' (akar dz-k-r). gloss '(Inilah)/(Nabi Muhammad)/(kitab itu)' dibuang.