Ayat 7:8

وَالْوَزْنُ يَوْمَئِذٍ الْحَقُّ ۚ فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Dan timbangan pada hari itu adalah kebenaran; maka siapa yang berat timbangannya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَالْوَزْنُ يَوْمَئِذٍ الْحَقُّwa-l-waznu yawma'idzin il-haqqudan timbangan pada hari itu adalah kebenaran
  2. فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَfa-man tsaqulat mawaaziinuhu fa-ulaa'ika humu l-muflihuunamaka siapa yang berat timbangannya, mereka itulah orang-orang yang beruntung

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَالْوَزْنُwa-l-waznudan timbangan
  2. يَوْمَئِذٍyawma'idzinpada hari itu
  3. الْحَقُّil-haqqukebenaran
  4. فَمَنْfa-manmaka orang yang
  5. ثَقُلَتْtsaqulatberat
  6. مَوَازِينُهُmawaaziinuhutimbangannya
  7. فَأُولَٰئِكَfa-ulaa'ikamaka mereka itu
  8. هُمُhumumerekalah
  9. الْمُفْلِحُونَl-muflihuunaorang-orang yang beruntung

Inti bacaan

'Timbangan pada hari itu adalah kebenaran', standar penilaian akhir adalah kebenaran objektif, bukan persepsi diri sendiri tentang seberapa baik seseorang merasa telah berbuat. Konkretnya: mengevaluasi diri berdasarkan kebenaran/fakta objektif tentang tindakan yang benar-benar dilakukan (bukan perasaan subjektif tentang seberapa baik diri sendiri) memberi ukuran yang lebih jujur, self-assessment yang jujur perlu diuji terhadap bukti nyata, bukan hanya perasaan.

Penjelasan pilihan kata

Demonstratif 'ulaa'ika' (jauh) dikonfirmasi morfologi, diterjemahkan 'mereka itulah'.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa penimbangan amal pada hari itu adalah kebenaran mutlak: keberuntungan ditentukan oleh berat timbangan kebaikan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut timbangan pada hari itu adalah kebenaran. Bukan alat yang menimbang kebenaran. Yang dipakai mengukur bukan sesuatu yang bisa dibengkokkan.
  • Yang menentukan disebut beratnya, bukan jumlahnya. Amal punya bobot yang tak selalu sepadan dengan bilangannya.
  • Allah menutup dengan kata beruntung. Istilah dagang. Yang dihitung selisihnya, dan itu membuat perkaranya bisa dibayangkan orang biasa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar w-z-n, h-q-q, ts-q-l, f-l-h): al-wazn / mawaaziin diterjemahkan 'timbangan', akar w-z-n (putaran 125, akar sensus terakhir); al-haqq diterjemahkan 'kebenaran' (akar h-q-q); muflihuun diterjemahkan 'beruntung' (akar f-l-h). gloss '(menjadi ukuran)/(kebaikan)' dibuang.

Ayat 7:9

وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ بِمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَظْلِمُونَ

Dan siapa yang ringan timbangannya, mereka itulah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri karena mereka dahulu menzalimi tanda-tanda Kami.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ بِمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَظْلِمُونَwa-man khaffat mawaaziinuhu fa-ulaa'ika lladziina khasiruu anfusahum bi-maa kaanuu bi-aayaatinaa yazhlimuunadan siapa yang ringan timbangannya, mereka itulah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri karena mereka dahulu menzalimi tanda-tanda Kami

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. وَمَنْwa-mandan orang yang
  2. خَفَّتْkhaffatringan
  3. مَوَازِينُهُmawaaziinuhutimbangannya
  4. فَأُولَٰئِكَfa-ulaa'ikamaka mereka itu
  5. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  6. خَسِرُواkhasiruumerugikan
  7. أَنْفُسَهُمْanfusahumdiri mereka sendiri
  8. بِمَاbi-maakarena apa yang
  9. كَانُواkaanuumereka selalu
  10. بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
  11. يَظْلِمُونَyazhlimuunamenzalimi

Inti bacaan

Timbangan ringan dikaitkan secara spesifik dengan sebab tertentu: 'karena mereka selalu mengingkari tanda-tanda Kami', kekurangan itu punya akar yang bisa dikenali (penolakan terhadap bukti yang tersedia), bukan nasib buruk acak. Konkretnya: kekurangan dalam capaian hidup sering punya penyebab yang bisa dikenali dan diperbaiki (mengabaikan tanda/peringatan/umpan balik yang tersedia), memeriksa pola pengabaian semacam ini pada diri sendiri lebih produktif daripada menganggap hasil buruk sebagai nasib yang tidak bisa dijelaskan.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa timbangan ringan berarti kerugian diri sendiri, akibat sikap zalim yang berulang terhadap tanda-tanda Allah.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka merugikan diri mereka sendiri. Bukan dirugikan. Pelaku dan korbannya satu orang.
  • Sebab yang Dia sebut: mereka dahulu menzalimi tanda-tanda-Nya. Sasarannya tandanya. Yang terzalimi disebut bukan Dia, melainkan keterangan yang Dia turunkan.
  • Ukuran yang dipakai ringan timbangannya. Bukan kosong. Amalnya ada, dan yang kurang bobotnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.