وَلَقَدْ مَكَّنَّاكُمْ فِي الْأَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ ۗ قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَ

Sungguh, Kami telah menempatkan kalian di bumi dan Kami jadikan bagi kalian di sana penghidupan; sedikit sekali kalian bersyukur.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَلَقَدْ مَكَّنَّاكُمْ فِي الْأَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَwa-laqad makkannaakum fii l-ardi wa-ja'alnaa lakum fiihaa ma'aayishasungguh, Kami telah menempatkan kalian di bumi dan Kami jadikan bagi kalian di sana penghidupan
  2. قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَqaliilan maa tashkuruunasedikit sekali kalian bersyukur
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini murni (kamu diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sufiks '-mu' jamak diterjemahkan 'kalian'), kata kunci syukur tak diubah (sisi-hamba sudah selaras). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Lih.. Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).

Aplikasi

Provisi dasar (tempat tinggal di bumi, sarana penghidupan) sudah tersedia, namun 'sedikit sekali kalian bersyukur', kelimpahan yang sudah ada justru sering paling mudah dilupakan/dianggap biasa. Konkretnya: hal-hal paling mendasar yang sudah tersedia dalam hidup (tempat tinggal, sumber penghidupan, kesehatan dasar) sering paling jarang disyukuri justru karena sudah dianggap given, melatih kesadaran aktif terhadap hal-hal dasar yang sudah dimiliki adalah latihan syukur yang lebih substansial daripada menunggu hal luar biasa untuk disyukuri.