وَلَقَدْ مَكَّنَّاكُمْ فِي الْأَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ ۗ قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَ

Sungguh, Kami telah menempatkan kalian di bumi dan Kami jadikan bagi kalian di sana penghidupan; sedikit sekali kalian bersyukur.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَقَدْ مَكَّنَّاكُمْ فِي الْأَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَwa-la-qad makkannaakum fii l-ardhi wa-ja'alnaa lakum fiihaa ma'aayisyasungguh, Kami telah menempatkan kalian di bumi dan Kami jadikan bagi kalian di sana penghidupan
  2. قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَqaliilan maa tasykuruunasedikit sekali kalian bersyukur

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
  2. مَكَّنَّاكُمْmakkannaakumKami meneguhkan kalian
  3. فِيfiidi
  4. الْأَرْضِl-ardhibumi
  5. وَجَعَلْنَاwa-ja'alnaadan Kami menjadikan
  6. لَكُمْlakumbagi kalian
  7. فِيهَاfiihaadi sana
  8. مَعَايِشَma'aayisyapenghidupan
  9. قَلِيلًاqaliilansedikit
  10. مَاmaasedikit sekali
  11. تَشْكُرُونَtasykuruunabersyukur

Inti bacaan

Provisi dasar (tempat tinggal di bumi, sarana penghidupan) sudah tersedia, namun 'sedikit sekali kalian bersyukur', kelimpahan yang sudah ada justru sering paling mudah dilupakan/dianggap biasa. Konkretnya: hal-hal paling mendasar yang sudah tersedia dalam hidup (tempat tinggal, sumber penghidupan, kesehatan dasar) sering paling jarang disyukuri justru karena sudah dianggap given, melatih kesadaran aktif terhadap hal-hal dasar yang sudah dimiliki adalah latihan syukur yang lebih substansial daripada menunggu hal luar biasa untuk disyukuri.

Tafsiran

Ayat ini mengingatkan nikmat penempatan dan penghidupan di bumi, namun disayangkan hanya sedikit yang bersyukur.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia menempatkan kalian di bumi dan menjadikan penghidupan di sana. Tempat dan bekal. Yang ditempatkan tidak dibiarkan mencari sendiri.
  • Penutupnya menyebut sedikit sekali kalian bersyukur. Bukan tidak sama sekali. Yang diukur kadarnya, dan kadar itu dibandingkan dengan yang diterima.
  • Kata yang Dia pakai menempatkan, bukan menciptakan di. Ada yang menaruh. Keberadaan di bumi disebut sebagai penugasan, bukan kebetulan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini murni (kamu diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sufiks '-mu' jamak diterjemahkan 'kalian'), kata kunci syukur tak diubah (sisi-hamba sudah selaras). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).