قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَنْ تَتَكَبَّرَ فِيهَا فَاخْرُجْ إِنَّكَ مِنَ الصَّاغِرِينَ
Dia berkata, “Maka turunlah engkau darinya; tidak patut bagimu menyombongkan diri di dalamnya. Maka keluarlah! Sesungguhnya engkau termasuk golongan yang hina.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَنْ تَتَكَبَّرَ فِيهَا فَاخْرُجْ إِنَّكَ مِنَ الصَّاغِرِينَqaala fa-hbit minhaa fa-maa yakuunu laka an tatakabbara fiihaa fa-khruj innaka mina s-saaghiriinaDia berkata, maka turunlah engkau darinya; tidak patut bagimu menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya engkau termasuk golongan yang hina
Catatan pilihan kata (ringkas)
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) passthrough; per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan pending. Lih.. of saghiir, but see azhiim'; keluarga memuat 'the greatest, or oldest, ancestor' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.
Aplikasi
Konsekuensi ironis: klaim keunggulan Iblis ('aku lebih baik') justru berbalik menjadi 'engkau termasuk makhluk yang hina', kesombongan yang dimaksudkan meninggikan diri justru menghasilkan penurunan status yang sebaliknya. Konkretnya: usaha meninggikan diri lewat merendahkan atau menganggap remeh pihak lain (alih-alih lewat pencapaian nyata) sering berujung pada akibat yang berlawanan dengan yang diinginkan, kesombongan sebagai strategi status cenderung menghasilkan hasil yang justru merugikan diri sendiri dalam jangka panjang.