فَدَلَّاهُمَا بِغُرُورٍ ۚ فَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ بَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَقِ الْجَنَّةِ ۖ وَنَادَاهُمَا رَبُّهُمَا أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَنْ تِلْكُمَا الشَّجَرَةِ وَأَقُلْ لَكُمَا إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُبِينٌ

Maka ia menjatuhkan keduanya dengan tipuan; lalu ketika keduanya mencicipi pohon itu, tampaklah bagi keduanya aurat keduanya, dan mulailah keduanya menutupi diri dengan daun-daun taman. Dan Tuhan mereka berdua menyeru mereka berdua, “Bukankah Aku telah melarang kalian berdua dari pohon itu, dan Aku katakan kepada kalian berdua bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi kalian berdua?”

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. فَدَلَّاهُمَا بِغُرُورٍfa-dallaahumaa bi-ghuruurinmaka ia menjatuhkan keduanya dengan tipuan
  2. فَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ بَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَقِ الْجَنَّةِfa-lammaa dzaaqaa sh-shajarata badat lahumaa saw'aatuhumaa wa-tafiqaa yakhsifaani alayhimaa min waraqi l-jannatilalu ketika keduanya mencicipi pohon itu, tampaklah bagi keduanya aurat keduanya, dan mulailah keduanya menutupi diri dengan daun-daun taman
  3. وَنَادَاهُمَا رَبُّهُمَا أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَنْ تِلْكُمَا الشَّجَرَةِ وَأَقُلْ لَكُمَا إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُبِينٌwa-naadaahumaa rabbuhumaa a-lam anhakumaa an tilkumaa sh-shajarati wa-aqul lakumaa inna sh-shaytaana lakumaa aduwwun mubiinundan Tuhan mereka berdua menyeru mereka berdua, bukankah Aku telah melarang kalian berdua dari pohon itu, dan Aku katakan kepada kalian berdua bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi kalian berdua
Aplikasi

Rasa malu dan naluri menutup diri muncul SEGERA setelah pelanggaran terjadi ('tampaklah bagi keduanya aurat keduanya, dan mulailah keduanya menutupi diri'), respons alami terhadap kesalahan adalah rasa malu, bukan ketenangan. Konkretnya: rasa malu atau tidak nyaman yang muncul segera setelah melakukan sesuatu yang salah adalah sinyal batin yang sehat dan alami (bukan sesuatu yang perlu dipadamkan), mendengarkan sinyal ini dan meresponsnya dengan jujur (bukan menekannya) adalah langkah pertama menuju perbaikan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-l-l, gh-r-r, dz-w-q, sh-j-r, b-d-w, s-w-a, t-f-q, kh-s-f, w-r-q, j-n-n, n-d-w, r-b-b, n-h-y, q-w-l, sh-t-n, '-d-w, b-y-n): dallaa diterjemahkan 'menjatuhkan/membujuk-turun' (akar d-l-w; terjemahan lain 'menjerumuskan'); dhaaqaa diterjemahkan 'mencicipi' (akar dz-w-q); tafiqaa yakhsifaani diterjemahkan 'mulai menutupi'; waraq diterjemahkan 'daun'. gloss '(setan)/(buah)/(di)' dibuang.