قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَqaalaa rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa-in lam taghfir lanaa wa-tarhamnaa la-nakuunanna mina l-khaasiriinakeduanya berkata, ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri, jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…gampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami terma…”. sebagian penerjemah: 'They1 said: “Our Lord: we have wronged our souls; and if Thou forgive us not and have not mercy on us, we will be among the losers.”' Corpus ayat ini: «tagofiro, tanpa-al»; «taroHamo, tanpa-al». ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf') · verba rahima diterjemahkan keluarga 'merahmati/memberi rahmat' (sejalan raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat', kata terjemahan lain SENDIRI di 23:109).
Aplikasi
Kontras tegas dengan respons Iblis (7:16): Adam dan Hawa mengakui penuh 'kami telah menzalimi diri kami sendiri', bukan menyalahkan pihak lain, sambil memohon ampunan dan rahmat. Konkretnya: respons yang sehat terhadap kesalahan sendiri adalah pengakuan penuh tanpa melempar tanggung jawab ke pihak lain, disertai permohonan perbaikan, pola 'aku yang salah, tolong bantu aku memperbaikinya' jauh lebih produktif dan lebih cepat memulihkan keadaan daripada pola menyalahkan yang memperpanjang kerusakan.