يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا ۗ إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ ۗ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ

Wahai anak-anak Adam, janganlah setan menggoda kalian sebagaimana ia mengeluarkan kedua orang tua kalian dari taman, menanggalkan dari keduanya pakaian keduanya untuk memperlihatkan kepada keduanya aurat keduanya. Sesungguhnya ia dan golongannya melihat kalian dari tempat yang kalian tidak melihat mereka. Sesungguhnya Kami menjadikan setan-setan sebagai wali bagi orang-orang yang tidak beriman.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَاyaa banii aadama laa yaftinannakumu sy-syaythaanu ka-maa akhraja abawaykum mina l-jannati yanzi'u 'anhumaa libaasahumaa li-yuriyahumaa saw'aatihimaawahai anak-anak Adam, janganlah setan menggoda kalian sebagaimana ia mengeluarkan kedua orang tua kalian dari taman, menanggalkan dari keduanya pakaian keduanya untuk memperlihatkan kepada keduanya aurat keduanya
  2. إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْinnahu yaraakum huwa wa-qabiiluhu min haytsu laa tarawnahumsesungguhnya ia dan golongannya melihat kalian dari tempat yang kalian tidak melihat mereka
  3. إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَinnaa ja'alnaa sy-syayaathiina awliyaa'a li-lladziina laa yu'minuunasesungguhnya Kami menjadikan setan-setan sebagai wali bagi orang-orang yang tidak beriman

Terjemahan per kata (31 kata)

  1. يَاyaawahai
  2. بَنِيbaniiBani
  3. آدَمَaadamakepada Adam
  4. لَاlaajanganlah
  5. يَفْتِنَنَّكُمُyaftinannakumumemperdaya kalian
  6. الشَّيْطَانُsy-syaythaanusetan
  7. كَمَاka-maasebagaimana
  8. أَخْرَجَakhrajamengeluarkan
  9. أَبَوَيْكُمْabawaykumkedua orang tua kalian
  10. مِنَminadari
  11. الْجَنَّةِl-jannatitaman
  12. يَنْزِعُyanzi'umenanggalkan
  13. عَنْهُمَا'anhumaadari keduanya
  14. لِبَاسَهُمَاlibaasahumaapakaian keduanya
  15. لِيُرِيَهُمَاli-yuriyahumaauntuk memperlihatkan kepada keduanya
  16. سَوْآتِهِمَاsaw'aatihimaaaurat keduanya
  17. إِنَّهُinnahusesungguhnya ia
  18. يَرَاكُمْyaraakummelihat kalian
  19. هُوَhuwaia
  20. وَقَبِيلُهُwa-qabiiluhudan golongannya
  21. مِنْmindari
  22. حَيْثُhaytsudi mana saja
  23. لَاlaatidak
  24. تَرَوْنَهُمْtarawnahumkalian melihat mereka
  25. إِنَّاinnaasesungguhnya Kami
  26. جَعَلْنَاja'alnaaKami menjadikan
  27. الشَّيَاطِينَsy-syayaathiinasetan-setan
  28. أَوْلِيَاءَawliyaa'apara pelindung
  29. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  30. لَاlaatidak
  31. يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman

Inti bacaan

Peringatan tentang lawan dengan visibilitas asimetris, 'ia dan golongannya melihat kalian dari tempat yang kalian tidak melihat mereka', kewaspadaan yang dibutuhkan bukan soal mendeteksi ancaman secara langsung (karena memang tidak bisa), melainkan soal prinsip yang konsisten. Konkretnya: terhadap ancaman/godaan yang tidak selalu bisa dideteksi secara langsung sebelumnya, pertahanan yang lebih andal adalah menjaga prinsip dan kebiasaan baik secara konsisten (bukan hanya waspada saat 'merasa' ada ancaman), kewaspadaan berbasis prinsip lebih tahan lama daripada kewaspadaan berbasis deteksi.

Tafsiran

Ayat ini menarik pelajaran langsung dari kisah Adam: setan tetap mengintai dari arah tak terlihat, dan hanya berkuasa atas mereka yang tidak beriman.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memperingatkan anak-anak Adam dengan menunjuk apa yang menimpa orang tua mereka. Contohnya dari keluarga sendiri. Peringatan paling kena bukan yang menyebut orang jauh.
  • Cara kerja yang disebut menanggalkan pakaian keduanya. Bukan merebut sesuatu, melainkan membuka apa yang tertutup. Kerugian pertama sering berupa hilangnya penutup, bukan hilangnya milik.
  • Allah menyebut setan dan golongannya melihat manusia dari tempat manusia tak melihat mereka. Keunggulannya pada arah pandang. Yang perlu diwaspadai bukan kekuatannya, melainkan bahwa ia mengenal kita lebih dahulu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar b-n-y, f-t-n, sh-t-n, kh-r-j, a-b-w, j-n-n, n-z-', l-b-s, r-a-y, s-w-a, q-b-l, h-y-ts, j-'-l, w-l-y, a-m-n): yaftinannakum diterjemahkan 'menggoda/memfitnah' (akar f-t-n); yanzi'u libaasahumaa diterjemahkan 'menanggalkan pakaian keduanya' (akar n-z-' + akar l-b-s, libaas seakar labasa); awliyaa' diterjemahkan 'wali' (akar w-l-y WLY), setan wali orang tak beriman. footnote-marker dibuang.