يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
Wahai anak cucu Adam, pakailah perhiasan kalian di setiap masjid, dan makanlah serta minumlah, dan janganlah berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak mencintai orang-orang yang berlebihan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُواyaa banii aadama khudzuu ziinatakum inda kulli masjidin wa-kuluu wa-shrabuu wa-laa tusrifuuwahai anak cucu Adam, pakailah perhiasan kalian di setiap masjid, dan makanlah serta minumlah, dan janganlah berlebihan
- إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَinnahu laa yuhibbu l-musrifiinasesungguhnya Dia tidak mencintai orang-orang yang berlebihan
Catatan pilihan kata (ringkas)
Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji passthrough. Lih.. sebagian penerjemah: 'O children of Adam: take your adornment at every place of worship;1 and eat and drink,2 but commit not excess; God loves not the committers of excess.' h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).
Aplikasi
Perintah eksplisit memakai 'pakaian yang indah', makan, dan minum berdampingan dengan satu batas: 'janganlah berlebihan', kenikmatan dan keindahan tidak dilarang, hanya perlu dijaga dari berlebihan. Konkretnya: menikmati keindahan dan kenyamanan hidup (berpakaian rapi/indah, menikmati makanan) bukan sesuatu yang perlu ditolak atau dianggap tidak spiritual, batasnya bukan pada menikmatinya, melainkan pada berlebihan; kesadaran akan garis moderasi ini lebih relevan daripada penolakan total terhadap kenikmatan.