يَا بَنِي آدَمَ إِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ رُسُلٌ مِنْكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِي ۙ فَمَنِ اتَّقَىٰ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Wahai anak cucu Adam, jika datang kepada kalian rasul-rasul dari kalangan kalian sendiri, yang menceritakan kepada kalian tanda-tanda-Ku, maka siapa yang bertakwa dan memperbaiki diri, tidak ada rasa takut atas mereka dan mereka tidak bersedih.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- يَا بَنِي آدَمَ إِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ رُسُلٌ مِنْكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِيyaa banii aadama immaa ya'tiyannakum rusulun minkum yaqussuuna alaykum aayaatiiwahai anak cucu Adam, jika datang kepada kalian rasul-rasul dari kalangan kalian sendiri, yang menceritakan kepada kalian tanda-tanda-Ku
- فَمَنِ اتَّقَىٰ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَfa-mani ttaqaa wa-aslaha fa-laa khawfun alayhim wa-laa hum yahzanuunamaka siapa yang bertakwa dan memperbaiki diri, tidak ada rasa takut atas mereka dan mereka tidak bersedih
Catatan pilihan kata (ringkas)
Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'O children of Adam: if there come to you messengers from among you, relating to you My proofs, then whoso is in prudent fear and makes right, no fear will be upon them, nor will they grieve.'
Aplikasi
Diulang lagi formula keamanan: rasul 'dari kalanganmu sendiri' (relatable, bukan sosok asing) dan 'siapa pun yang bertakwa dan melakukan perbaikan (islaah), tidak ada rasa takut menimpa mereka', kombinasi kesadaran plus tindakan perbaikan nyata sebagai syarat ketenangan. Konkretnya: ketenangan batin yang tahan lama datang dari kombinasi kesadaran (takwa) DAN tindakan perbaikan nyata (islaah), bukan salah satu saja; kesadaran tanpa tindakan perbaikan konkret tetap meninggalkan kegelisahan yang belum terselesaikan.