فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِآيَاتِهِ ۚ أُولَٰئِكَ يَنَالُهُمْ نَصِيبُهُمْ مِنَ الْكِتَابِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا يَتَوَفَّوْنَهُمْ قَالُوا أَيْنَ مَا كُنْتُمْ تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ ۖ قَالُوا ضَلُّوا عَنَّا وَشَهِدُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا كَافِرِينَ

Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, atau mendustakan tanda-tanda-Nya? Mereka itu akan memperoleh bagian mereka dari ketetapan, sehingga apabila utusan-utusan Kami datang kepada mereka untuk mewafatkan mereka, mereka berkata, “Manakah yang dahulu kalian sembah selain Allah?” Mereka menjawab, “Semuanya telah lenyap dari kami,” dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri bahwa mereka dahulu orang-orang yang kufur.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِآيَاتِهِfa-man azhlamu mimmani ftaraa alaa llaahi kadziban aw kadzdzaba bi-aayaatihimaka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, atau mendustakan tanda-tanda-Nya
  2. أُولَٰئِكَ يَنَالُهُمْ نَصِيبُهُمْ مِنَ الْكِتَابِulaa'ika yanaaluhum nasiibuhum mina l-kitaabimereka itu akan memperoleh bagian mereka dari ketetapan
  3. حَتَّىٰ إِذَا جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا يَتَوَفَّوْنَهُمْ قَالُوا أَيْنَ مَا كُنْتُمْ تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِhattaa idzaa jaa'atsum rusulunaa yatawaffawnahum qaaluu ayna maa kuntum tad'uuna min duuni llaahisehingga apabila utusan-utusan Kami datang kepada mereka untuk mewafatkan mereka, mereka berkata, manakah yang dahulu kalian sembah selain Allah
  4. قَالُوا ضَلُّوا عَنَّا وَشَهِدُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا كَافِرِينَqaaluu dalluu annaa wa-shahiduu alaa anfusihim annahum kaanuu kaafiriinamereka menjawab, semuanya telah lenyap dari kami, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri bahwa mereka dahulu orang-orang yang kufur
Catatan pilihan kata (ringkas)

Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'And who is more unjust than he who invents a lie about God, or denies His proofs? Those: there reaches them their portion of the Writ; when Our messengers come to them, to take them, they say: “Where is that to which you called besides God?” They will say: “They have strayed from us.” And they will bear witness against themselves that they were false claimers of guidance.'

Aplikasi

Momen pencabutan nyawa digambarkan sebagai saat penyingkapan mendadak: 'Manakah sembahan yang biasa kalian sembah? Semuanya telah lenyap dari kami', segala yang diandalkan selama hidup terbukti tidak hadir tepat di titik yang paling dibutuhkan. Konkretnya: sesuatu yang diandalkan sepanjang hidup (status, koneksi, kekayaan) baru benar-benar teruji keandalannya di momen-momen krisis paling mendasar, memeriksa lebih awal apakah sandaran hidup yang dipilih benar-benar akan hadir di momen genting, atau hanya ilusi yang nyaman selama semuanya baik-baik saja.