وَقَالَتْ أُولَاهُمْ لِأُخْرَاهُمْ فَمَا كَانَ لَكُمْ عَلَيْنَا مِنْ فَضْلٍ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْسِبُونَ

Dan yang pertama dari mereka berkata kepada yang terakhir dari mereka, “Maka kalian tidak mempunyai kelebihan atas kami; maka rasakanlah azab karena apa yang kalian usahakan.”

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَقَالَتْ أُولَاهُمْ لِأُخْرَاهُمْ فَمَا كَانَ لَكُمْ عَلَيْنَا مِنْ فَضْلٍ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْسِبُونَwa-qaalat uulaahum li-ukhraahum fa-maa kaana lakum 'alaynaa min fadhlin fa-dzuuquu l-'adzaaba bi-maa kuntum taksibuunadan yang pertama dari mereka berkata kepada yang terakhir dari mereka, maka kalian tidak mempunyai kelebihan atas kami, maka rasakanlah azab karena apa yang kalian usahakan

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. وَقَالَتْwa-qaalatdan ia berkata
  2. أُولَاهُمْuulaahumyang pertama dari mereka
  3. لِأُخْرَاهُمْli-ukhraahumkepada golongan yang terakhir
  4. فَمَاfa-maamaka tidaklah
  5. كَانَkaanaadalah
  6. لَكُمْlakumbagi kalian
  7. عَلَيْنَا'alaynaaatas kami
  8. مِنْmindari
  9. فَضْلٍfadhlinkarunia
  10. فَذُوقُواfa-dzuuquumaka rasakanlah kalian
  11. الْعَذَابَl-'adzaabaazab
  12. بِمَاbi-maakarena apa yang
  13. كُنْتُمْkuntumkalian selalu
  14. تَكْسِبُونَtaksibuunakalian usahakan

Inti bacaan

Penolakan tegas dari yang 'terdahulu' terhadap tuduhan yang 'terakhir': 'kalian tidak mempunyai kelebihan atas kami; rasakanlah azab karena apa yang kalian usahakan (sendiri)', mengikuti seseorang ke jalan yang salah tidak menghapus tanggung jawab pribadi atas pilihan mengikutinya. Konkretnya: alasan 'aku hanya mengikuti orang lain / aku disesatkan oleh figur yang lebih berpengaruh' tidak menghapus tanggung jawab pribadi atas keputusan untuk mengikuti, pada akhirnya, keputusan untuk mempercayai dan mengikuti siapa pun tetap menjadi pilihan dan tanggung jawab masing-masing individu.

Penjelasan pilihan kata

'yang pertama'/'yang terakhir' konsisten dg penamaan ordinal di 7:38.

Tafsiran

Ayat ini melengkapi pertengkaran itu: golongan pertama membalas tuduhan, menegaskan bahwa tidak ada yang lebih unggul, semua menanggung akibat perbuatan sendiri.

Renungan dan Hikmah

  • Yang menjawab tuduhan itu golongan yang lebih dahulu, dan Allah merekam jawabannya utuh. Mereka tidak membantah pernah memimpin. Yang mereka bantah cuma anggapan bahwa memimpin berarti ikut menanggung pilihan orang yang mengikutinya.
  • Kalimat yang dipakai kalian tidak mempunyai kelebihan atas kami. Yang ditolak bukan tuduhannya, melainkan gagasan bahwa ada yang lebih ringan bebannya. Perdebatan di tempat itu ternyata bukan tentang siapa yang salah, melainkan tentang siapa yang lebih tidak salah.
  • Penutupnya menyebut azab itu karena apa yang kalian usahakan sendiri. Allah merekam kalimat itu keluar dari mulut sesama mereka, bukan dari atas. Yang paling telak dari kalimat ini bahwa ia diucapkan oleh pihak yang paling ingin melepaskan diri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, a-w-l, a-kh-r, k-w-n, f-d-l, dz-w-q, '-dz-b, k-s-b): fadl diterjemahkan 'kelebihan (keunggulan)' (akar f-d-l); taksibuun diterjemahkan 'mengusahakan' (akar k-s-b). gloss '(masuk)' dibuang.