إِنَّ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّىٰ يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ ۚ وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُجْرِمِينَ

Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan tanda-tanda Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan mereka tidak akan masuk taman sampai unta masuk ke dalam lubang jarum. Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berbuat durhaka.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِنَّ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّىٰ يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِinna lladziina kadzdzabuu bi-aayaatinaa wa-stakbaruu 'anhaa laa tufattahu lahum abwaabu s-samaa'i wa-laa yadkhuluuna l-jannata hattaa yalija l-jamalu fii sammi l-khiyaathisesungguhnya orang-orang yang mendustakan tanda-tanda Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan mereka tidak akan masuk taman sampai unta masuk ke dalam lubang jarum
  2. وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُجْرِمِينَwa-ka-dzaalika najzii l-mujrimiinademikianlah Kami membalas orang-orang yang berbuat durhaka

Terjemahan per kata (23 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. كَذَّبُواkadzdzabuumendustakan
  4. بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
  5. وَاسْتَكْبَرُواwa-stakbaruudan mereka menyombongkan diri
  6. عَنْهَا'anhaadarinya
  7. لَاlaatidak
  8. تُفَتَّحُtufattahudibukakan
  9. لَهُمْlahumbagi mereka
  10. أَبْوَابُabwaabupintu-pintu
  11. السَّمَاءِs-samaa'ilangit
  12. وَلَاwa-laadan tidak pula
  13. يَدْخُلُونَyadkhuluunamereka masuk
  14. الْجَنَّةَl-jannatataman
  15. حَتَّىٰhattaasampai
  16. يَلِجَyalijamasuk
  17. الْجَمَلُl-jamaluunta
  18. فِيfiike
  19. سَمِّsammilubang
  20. الْخِيَاطِl-khiyaathijarum
  21. وَكَذَٰلِكَwa-ka-dzaalikadan demikianlah
  22. نَجْزِيnajziiKami membalas
  23. الْمُجْرِمِينَl-mujrimiinapara pendosa

Inti bacaan

Metafora hiperbolik 'unta masuk ke dalam lubang jarum' menandai kemustahilan mutlak, bukan kesulitan besar yang masih mungkin, melainkan sesuatu yang secara struktural tidak mungkin terjadi bagi kombinasi mendustakan+menyombongkan diri. Konkretnya: ada kombinasi sikap (penolakan kebenaran disertai kesombongan menolak mempertimbangkan ulang) yang menutup kemungkinan perubahan secara struktural, bukan sekadar sulit, mengenali kapan kombinasi ini sudah terbentuk pada diri sendiri penting dilakukan sebelum menjadi semustahil metafora ini.

Tafsiran

Ayat ini menutup bagian ini dengan perumpamaan mustahil (unta masuk lubang jarum), untuk menegaskan betapa tertutupnya jalan menuju taman bagi pendusta yang sombong.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka mendustakan tanda-tanda-Nya dan menyombongkan diri terhadapnya. Dua hal. Yang kedua menerangkan mengapa yang pertama terjadi.
  • Allah menyebut pintu-pintu langit tidak dibukakan bagi mereka. Yang naik pun tertahan. Bukan hanya mereka tak masuk; apa yang dari mereka pun tak sampai.
  • Allah memakai gambaran unta masuk ke lubang jarum. Syaratnya mustahil. Bentuk kalimatnya seolah memberi kemungkinan, dan justru itu yang menutupnya rapat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.