وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh , Kami tidak membebani suatu jiwa kecuali menurut kesanggupannya , mereka itulah penghuni taman; mereka kekal di dalamnya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِwa-lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaati laa nukallifu nafsan illaa wus'ahaa ulaa'ika ash-haabu l-jannatidan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, Kami tidak membebani suatu jiwa kecuali menurut kesanggupannya, mereka itulah penghuni taman
- هُمْ فِيهَا خَالِدُونَhum fiihaa khaaliduunamereka kekal di dalamnya
Terjemahan per kata (15 kata)
- وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- وَعَمِلُواwa-'amiluudan beramal
- الصَّالِحَاتِsh-shaalihaatikebajikan
- لَاlaatidak
- نُكَلِّفُnukallifuKami membebani
- نَفْسًاnafsanjiwa
- إِلَّاillaakecuali
- وُسْعَهَاwus'ahaakesanggupannya
- أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
- أَصْحَابُash-haabupenghuni
- الْجَنَّةِl-jannatitaman
- هُمْhummereka
- فِيهَاfiihaadi dalamnya
- خَالِدُونَkhaaliduunakekal
Inti bacaan
Prinsip 'Kami tidak membebani suatu jiwa kecuali menurut kesanggupannya' ditegaskan tepat di tengah penyebutan syarat masuk surga, standar yang dituntut selalu proporsional dengan kapasitas nyata, bukan patokan mustahil. Konkretnya: standar yang ditetapkan untuk diri sendiri atau orang lain (di tempat kerja, dalam mendidik anak, dalam menilai diri) semestinya realistis dan proporsional dengan kapasitas nyata yang dimiliki, menuntut lebih dari kesanggupan sebenarnya adalah standar yang tidak adil, dan prinsip ini eksplisit ditegaskan berlaku bahkan untuk hal setinggi syarat masuk surga.
Tafsiran
Ayat ini mempertentangkan nasib orang-orang zalim dengan orang-orang beriman-beramal-saleh: penekanan bahwa beban yang diberikan selalu sesuai kesanggupan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyisipkan keterangan bahwa Dia tidak membebani jiwa melebihi kesanggupannya, persis di tengah janji tentang penghuni taman. Bukan di ayat terpisah. Janji besar itu diberi ukuran sebelum sempat terasa mustahil.
- Syaratnya tetap dua: beriman dan mengerjakan amal saleh. Keringanan tadi tidak menghapus keduanya. Yang disesuaikan takarannya, bukan jenisnya.
- Ukuran yang Allah pakai kesanggupan tiap jiwa, bukan satu ukuran untuk semua. Bebannya berbeda-beda. Perbandingan antarorang kehilangan dasarnya begitu ukurannya masing-masing.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-m-n, '-m-l, s-l-h, k-l-f, n-f-s, w-s-', s-h-b, j-n-n, kh-l-d): wus' diterjemahkan 'kesanggupan' (akar w-s-'); ashaab al-jannah diterjemahkan 'penghuni surga'. gloss '(Adapun)' dibuang.